Pasca banding yang diajukan Chelsea soal embargo transfer diterima Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), klub asal London itu dipastikan bisa mendatangkan pemain anyar di bursa transfer Januari 2020.


Salah satu sektor yang jadi perhatian adalah lini pertahanan, maklum, musim ini Kepa Arrizabalaga benar-benar kesulitan untuk mencatatkan clean sheet dan sudah kebobolan 29 gol di kompetisi ​​Liga Primer Inggris.

Sejumlah nama pemain pun langsung masuk dalam daftar belanja, namun kabar dalam beberapa waktu terakhir menyebutkan jika ​The Blues berniat mengaktifkan opsi pembelian kembali Nathan Ake dari Bournemouth, terlebih dana yang harus dikeluarkan juga tak terlalu tinggi, 40 juta poundsterling.


Namun kini menurut laporan terbaru dari ​Evening Standard, ​Chelsea dikabarkan sudah membatalkan rencana tersebut setelah beberapa kali memantau performa pemain berposisi bek tengah itu dalam beberapa pertandingan. Frank Lampard juga disebut tak terlalu yakin apakah Ake merupakan sosok tepat untuk timnya.


Walau performa Bournemouth di musim 2019/20 masih jauh dari kata memuaskan dan kini mereka menempati posisi ke-19 klasemen sementara alias zona degradasi, hal tersebut tak lantas memengaruhi penampilan Ake, pemain asal Belanda itu hampir selalu jadi pilihan utama Eddie Howe dan sudah tampil dalam 17 pertandingan.

Batalnya ​The Blues memulangkan Ake ke Stamford Bridge nampaknya juga takkan terlalu memengaruhi performa klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu, pasalnya mereka masih bisa mengandalkan beberapa nama lain seperti Andreas Christensen, Kurt Zouma, Fikayo Tomori dan Antonio Rudiger.


Hal yang sama juga berlaku bagi pemain berusia 24 tahun itu, pasalnya selain masuk dalam daftar belanja ​Chelsea, Nathan Ake juga diklaim jadi target utama ​Manchester City.