Manchester City sudah sering mendapatkan sorotan terkait kesulitan pemain-pemain muda untuk mendapatkan waktu bermain. Kepergian Jadon Sancho ke Borussia Dortmund pada 2017 menjadi momen yang mendapatkan sorotan yang tinggi karena perkembangan yang dijalaninya dengan tim Jerman itu membuatnya sering dikaitkan dengan kemungkinan untuk kembali ke Liga Primer Inggris.


Saat ini Phil Foden menjadi pemain yang mendapatkan sorotan tinggi terkait pembicaraan mengenai pengembangan bakat pemain-pemain muda. Pemain berusia 19 tahun itu disebut memiliki potensi yang tinggi tetapi masih mengalami kesulitan yang tinggi untuk bersaing dengan pemain-pemain lain yang berada dalam posisi yang sama dengannya.


FBL-JPN-MAN-CITY-YOKOHAMA

Pep Guardiola selaku manajer Man City sudah sering mendapatkan pertanyaan mengenai perkembangan Foden. Kali ini mantan pelatih utama Barcelona dan Bayern Munchen itu merasa khawatir dengan sorotan berlebihan yang diberikan kepada pemain-pemain muda di Inggris. 


Sang manajer menganggap bahwa proses perkembangan seorang pemain adalah sesuatu yang perlu dihormati, dan menganggap seorang pemain dapat menjadi bintang justru dapat menghambat perkembangan mereka.


“Saya tidak tahu dengan peluang yang mereka miliki. Tentu saya ingin mengatakan bahwa mereka memiliki peluang untuk menjadi bintang tetapi saya tidak dapat mengetahuinya. Saya tidak dapat mengetahui pemain muda yang dapat menjadi bintang di masa depan. Klub ini memiliki ekspektasi yang sangat tinggi, kemenangan harus selalu diraih. Kadang empat titel dapat diraih tetapi tetap tidak memadai,” ujar Pep Guardiola dalam pernyataan yang dikutip dari Goal.


Guardiola mengatakan bahwa setiap pemain muda berbakat yang dimiliki Man City harus bersaing dengan keras dengan pemain-pemain lainnya di dalam skuatnya yang memiliki pengalaman yang jauh lebih tinggi.