Ranking atau peringkat UEFA, Federasi Sepak Bola Eropa, mengenai klub-klub terbaik di Benua Biru terus berubah tiap tahunnya atau diperbaharui. Pun demikian di awal tahun 2020 ini.


UEFA merilis data-data klub terbaik di Eropa dari poin koefisien selama 10 tahun terakhir atau sedekade. Semakin tinggi nilai koefisien dan ketahanan mereka berpatisipasi di turnamen buatan UEFA, maka hal itu memengaruhi pendapatan tahunan klub tiap tahunnya.

90min.com menjabarkan 15 klub-klub tersebut. Berikut penjabaran detailnya:


15. Sevilla - Total Poin Koefisien 148.500

FBL-ESP-LIGA-MALLORCA-SEVILLA

Performa Sevilla naik turun selama sedekade terakhir. Pergantian pelatih dari Marcelino Garcia Toral, Unai Emery, Vincenzo Montella, hingga Julen Lopetegui pun terjadi di Sevilla.


Akan tapi, Sevilla tetap konsisten bersaing di papan atas dan bermain di Champions League atau Europa League. Berkat konsistensi itu mereka memiliki nilai total koefisien 148.500.


14. Liverpool - Total Poin Koefisien 156.000

Sadio Mane,Georginio Wijnaldum

Konsistensi Liverpool baru terlihat dalam lima tahun terakhir di bawah arahan Jurgen Klopp. Juara Champions League, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub di urutan 14 dengan nilai koefisien 156.000.


13. Borussia Dortmund - Total Poin Koefisien 164.000

Mario Goetze

Berganti pelatih atau tidak Borussia Dortmund selalu ada di papan atas Bundesliga, entah itu bertarung merebutkan titel atau sekedar bersaing di zona Champions League. Jadi mereka cukup konsisten bermain di Champions League. Total koefisien mereka sebanyak 164.000.


12. Manchester City - Total Poin Koefisien 167.000

FBL-ENG-PR-MAN CITY-SHEFFIELD UTD

Sejak diakuisisi konsorsium Timur Tengah, Manchester City konsisten bersaing di papan atas Premier League dan rajin bermain di Champions League. Juara empat titel Premier League dalam sedekade terakhir punya nilai poin 167.000.


11. PSG - Total Poin Koefisien 178.000

Neymar Jr,Kylian Mbappe

Jalan cerita PSG sama dengan Manchester City: kekuatan uang pemilik klub. Hal itu menjadikan Les Parisiens sebagai kekuatan besar di Prancis dan Eropa selama sedekade terakhir. Total poin koefisien mereka 178.000.


10. Benfica - Total Poin Koefisien 178.000

Carlos Vinicius

Klub besar dan tradisional Benfica tidak sekuat di masa lampau. Tapi mereka konsisten bermain di papan atas pada kompetisi lokal di Portugal dan itu membawa mereka bermain di Champions League atau Europa League. Benfica punya nilai koefisien 178.000.


9. Porto - Total Poin Koefisien 183.000

Tiquinho Soares

Sama halnya seperti Benfica, Porto pun demikian. Perjalanan mereka di Champions League atau Europa League sering terjadi karena mendominasi kancah lokal. Porto punya nilai koefisien 183.000.


8. Arsenal - Total Poin Koefisien 177.000

Nicolas Pepe,Bukayo Saka

The Gunners tak lagi meraih titel Premier League sejak terakhir meraihnya pada 2004. Beberapa musim terakhir mereka juga lebih sering bermain di Europa League ketimbang Champions League. Tapi Arsenal masih berada di 10 besar dengan nilai koefisien 177.000.


7. Manchester United - Total Poin Koefisien 189.000

FBL-ENG-PR-MAN UTD-NEWCASTLE

Menurunnya era kejayaan Manchester United tidak jauh berbeda dari Arsenal, khususnya sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013. Kendati demikian, keuntungan tahunan United tiap tahunnya tetap besar. Selain pemasukan dari penjualan merchandise dan lain-lain, koefisien United juga masih besar di angka 189.000.


6. Juventus - Total Poin Koefisien 197.000

Juventus v Udinese Calcio - Serie A

Delapan Scudetto beruntun sudah jadi bukti kehebatan Juventus di Serie A, meski mereka masih berharap bisa menjuarai Champions League sejak terakhir meraihnya pada 1996. Bianconeri punya nilai koefisien 197.000.


5. Chelsea - Total Poin Koefisien 212.000

Frank Lampard

Masuk ke lima besar. The Blues Chelsea ada di urutan lima dengan nilai koefisien 212.000. Meski kerap berganti manajer, Chelsea terbilang konsisten bermain di turnamen antarklub Eropa dan bersaing di papan atas Premier League.


4. Atletico Madrid - Total Poin Koefisien 218.000

Alvaro Morata,Kieran Trippier,Angel Correa

Sejak dilatih Diego Simeone pada 2011 Atletico Madrid telah menjelma jadi tim pengganggu dominasi Barcelona dan Real Madrid di La Liga. Konsistensi itu membuat mereka konsisten bermain di Eropa juga. Atletico punya koefisien 218.000.


3. Bayern Munchen - Total Poin Koefisien 274.000

Serge Gnabry

Raksasa Bavaria tidak hanya konsisten menjuarai Bundesliga tujuh kali beruntun, tapi juga bermain di Champions League dan jadi unggulan juara. Bayern Munchen, yang kini dilatih Hans-Dieter Flick, ada di urutan tiga dengan koefisien 274.000.


2. Barcelona - Total Poin Koefisien 298.000

Antoine Griezmann,Lionel Messi,Luis Suarez,Arturo Vidal

Barcelona sudah lama tidak juara Champions League. Akan tapi mereka konsisten menjuarai La Liga, konsisten bermain di Champions League hingga fase gugur. Lionel Messi dkk punya nilai koefisien 298.000.


1. Real Madrid - Total Poin Koefisien 367.000

Fede Valverde,Karim Benzema,Sergio Ramos

13 titel Champions League sudah jadi bukti siapa raja Eropa saat ini. Real Madrid menjuarainya empat kali (tiga di antaranya diraih beruntun) dalam sedekade terakhir. El Real ada di urutan pertama koefisien tertinggi dengan nilai 367.000.