Setiap klub yang berpartisipasi dalam kompetisi UEFA (Champions League dan Europa League) akan masuk dalam perhitungan koefisien dalam dua periode. Periode pertama yang digunakan adalah perioe musiman, yang digunakan untuk menentukan pot saat pengundian. Koefisien dan posisi tim yang berpartisipasi dihitung menggunakan performa mereka dalam waktu lima musim, gabungan antara musim yang sedang berlangsung dengan empat musim sebelumnya.


Seperti dilansir dari situs resmi UEFA, berikut adalah 15 klub terbaik di Eropa tahun 2019 (diurutkan dari terendah ke tertinggi).


  • Olympique Lyonnais (Ligue 1 / Prancis)

FBL-EUR-C1-LYON-LEIPZIG

Lyon berada dalam grup yang sama dengan RB Leipzig, Benfica, dan Zenit St. Petersburg. Meskipun tidak dapat tampil konsisten, Lyon dapat lolos di posisi kedua, dengan catatan dua kemenangan, seri, dan kekalahan dari enam pertandingan.


Lyon memiliki total 15 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 1700 poin dari koefisien Ligue 1 secara keseluruhan.


  • Atletico Madrid (La Liga / Spanyol)

Felipe

Atletico berada dalam grup yang sama dengan Juventus, Bayer Leverkusen, dan Lokomotiv Moscow. Los Rojiblancos lolos dari grup tersebut di posisi kedua, dengan catatan tiga kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan dari enam pertandingan.


Atletico memiliki total 16 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2871 poin dari koefisien La Liga secara keseluruhan.


  • Tottenham Hotspur (Premier League / Inggris)

Ryan Sessegnon

Spurs dalam grup yang sama dengan Bayern Munchen, Olympiacos, dan Red Star Belgrade. Meskipun sempat mengalami permasalahan yang signifikan, Spurs dapat lolos dari grup tersebut di posisi kedua, dengan catatan tiga kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan dari enam pertandingan.


Spurs memiliki total 16 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2914 poin dari koefisien Premier League secara keseluruhan.


  • Borussia Dortmund (Bundesliga / Jerman)

Jadon Sancho

Dortmund berada dalam grup yang sama dengan Barcelona, Inter Milan, dan Slavia Prague. Die Borussen berhasil lolos dari grup tersebut di posisi kedua, dengan catatan tiga kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan dari enam pertandingan.


Dortmund memiliki total 16 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2485 poin dari koefisien Bundesliga secara keseluruhan.


  • RB Leipzig (Bundesliga / Jerman)

Emil Forsberg,Christopher Nkunku

Leipzig berada dalam grup yang sama dengan Olympique Lyonnais, Benfica, dan Zenit St. Petersburg. Leipzig berhasil lolos sebagai juara grup dengan catatan tiga kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan dari enam pertandingan.


Leipzig memiliki total 17 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2485 poin dari koefisien Bundesliga secara keseluruhan.


  • Chelsea (Premier League / Inggris)

Cesar Azpilicueta

Chelsea berada dalam grup yang sama dengan Valencia, Ajax, dan Lille. Tim London Utara itu lolos dari grup tersebut di posisi kedua dengan catatan tiga kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan dari enam pertandingan.


The Blues memiliki total 17 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2914 poin dari koefisien Premier League secara keseluruhan.


  • Real Madrid (La Liga / Spanyol)

Vinicius Junior

Real Madrid berada dalam grup yang sama dengan Paris Saint-Germain, Club Brugge, dan Galatasaray. Tim ibu kota Spanyol itu lolos dari grup tersebut di posisi kedua dengan catatan tiga kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan dari enam pertandingan.


Los Blancos memiliki total 17 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2871 poin dari koefisien La Liga secara keseluruhan.


  • Valencia (La Liga / Spanyol)

Daniel Wass

Valencia berada dalam grup yang sama dengan Chelsea, Ajax, dan Lille. Tim London Utara itu lolos dari grup tersebut di posisi puncak dengan catatan tiga kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan dari enam pertandingan.


Los Che memiliki total 17 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2871 poin dari koefisien La Liga secara keseluruhan.


  • Napoli (Serie A / Italia)

SSC Napoli v KRC Genk: Group E - UEFA Champions League

Napoli berada dalam grup yang sama dengan Liverpool, RB Salzburg, dan Genk. Mereka berhasil lolos dari grup tersebut di posisi kedua dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dari enam pertandingan.


Il Partenopei memiliki total 18 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2157 poin dari koefisien Serie A secara keseluruhan.


  • Liverpool (Premier League / Inggris)

Naby Keïta

Liverpool berada dalam grup yang sama dengan Napoli, RB Salzburg, dan Genk. Mereka berhasil lolos dari grup tersebut di posisi puncak dengan catatan empat,kemenangan dan satu hasil imbang serta kekalahan dari enam pertandingan.


The Reds memiliki total 18 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2914 poin dari koefisien Premier League secara keseluruhan.


  • Barcelona (La Liga / Spanyol)

Ansu Fati,Arturo Vidal,Clement Lenglet,Moussa Wague

Barca berada dalam grup yang sama dengan Borussia Dortmund, Inter Milan, dan Slavia Prague. Barca berhasil lolos dari grup tersebut di posisi puncak, dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang dari enam pertandingan.


Azulgrana memiliki total 19 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2871 poin dari koefisien La Liga secara keseluruhan.


  • Manchester City (Premier League / Inggris)

Dinamo Zagreb v Manchester City: Group C - UEFA Champions League

City berada dalam grup yang sama dengan Atalanta, Shakhtar Donetsk, dan Dinamo Zagreb. Tim asuhan Pep Guardiola itu berhasil lolos sebagai juara grup, dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang dari enam pertandingan.


Man City memiliki total 19 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2914 poin dari koefisien Premier League secara keseluruhan.


  • Paris Saint-Germain (Ligue 1 / Prancis)

Pablo Sarabia

PSG berada dalam grup yang sama dengan Real Madrid, Club Brugge, dan Galatasaray. Tim ibu kota Prancis itu lolos dari grup tersebut di posisi puncak dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan.


Les Parisiens memiliki total 20 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 1700 poin dari koefisien Ligue 1 secara keseluruhan.


  • Juventus (Serie A / Italia)

Cristiano Ronaldo,Paulo Dybala

Juve berada dalam grup yang sama dengan Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, dan Lokomotiv Moscow. Bianconeri lolos dari grup tersebut di posisi puncak, dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan.


Juve memiliki total 20 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2157 poin dari koefisien Serie A secara keseluruhan.


  • Bayern Munchen (Bundesliga / Jerman)

Tottenham,Bayern,Team

Bayern berada dalam grup yang sama dengan Tottenham Hotspur, Olympiacos, dan Red Star Belgrade. Meskipun sempat mengalami permasalahan yang signifikan, Bayern dapat lolos dari grup tersebut di puncak, dengan catatan sempurna, enam kemenangan dari enam pertandingan.


Die Roten memiliki total 21 ribu poin sepanjang 2019, dengan kontribusi sebesar 2485 poin dari koefisien Bundesliga secara keseluruhan.