Banyak transfer di Eropa yang bisa terjadi dalam kurun waktu sedekade yang dimulai dari 2010 dan berakhir pada 2019, entah itu transfer yang terjadi di musim panas atau musim dingin (Januari 2020). Banyak transfer yang gagal (flop) ada juga yang berhasil atau sukses.


Berikut 90min.com merangkum 30 transfer terbaik selama satu dekade dari 2010 hingga 2019. Kategori terbaik karena kesuksesannya di klub atau mereka yang direkrut dengan harga relatif murah dan tampil apik bersama klub. Berikut rincian lengkapnya:


1. Diego Godin (Villarreal ke Atletico Madrid)

Diego Roberto Godin Leal

Pada awalnya hanya dikontrak selama lima tahun oleh Atletico Madrid yang membelinya pada 2010 sebesar delapan juta euro dari Villarreal. Namun perlahan tapi pasti, Diego Godin menjadi bek andalan dan kapten bagi Atletico dan bermain di sana selama sembilan tahun.


Legenda Atletico meninggalkan klub ke Inter Milan pada musim panas 2019 setelah mempersembahkan satu titel La Liga, Copa del Rey, dua Europa League, dan tiga UEFA Super Cup.


2. Sergio Aguero (Atletico Madrid ke Manchester City)

Sergio Aguero

Menjadi bagian proyek awal pembangunan Man City di bawah pimpinan Sheikh Mansour. Sergio Aguero dibeli sebesar 35 juta euro dari Atletico setelah lima tahun bermain di sana pada 2011 dan bertahan di City sampai saat ini. Striker asal Argentina sudah menjadi legenda The Citizens dan ada di era kejayaan klub saat meraih empat titel Premier League, satu FA Cup, dan empat League Cup.


3. Alisson (AS Roma ke Liverpool)

Alisson Becker

Liverpool butuh kiper bagus dan mereka memboyong Alisson dari AS Roma pada 2018 sebesar 72,5 juta euro. Setahun di Liverpool, kiper asal Brasil sudah berandil mempersembahkan satu titel Champions League, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub.


4. Edinson Cavani (Napoli ke PSG)

Edinson Cavani

Tujuh tahun meninggalkan warisan besar di PSG (Paris Saint-Germain). Edinson Cavani direkrut dari Napoli pada 2013 sebesar 64 juta euro. Harga yang sesuai dengan kontribusi besarnya mempersembahkan lima titel Ligue 1, empat Coupe de France, dan lima Coupe de la Ligue. Cavani, 32 tahun, akan bergabung dengan Atletico pada 2020.


5. Eden Hazard (Lille ke Chelsea)

Eden Hazard

32 juta poundsterling yang dikeluarkan Chelsea untuk merekrut Eden Hazard dari Lille pada 2012 terkesan murah jika melihat kontribusi besarnya. Winger asal Belgia menjadi tulang punggung Chelsea selama delapan tahun, meraih banyak trofi, dan kini bermain di Real Madrid.


6. Jan Oblak (Benfica ke Atletico Madrid)

Jan Oblak

Atletico tak perlu terlalu lama menangisi kepergian Thibaut Courtois dan David De Gea karena mereka merekrut kiper yang tidak kalah bagusnya, Jan Oblak, dari Benfica pada 2014 sebesar 16 juta euro - kala itu jadi rekor transfer kiper termahal di La Liga. Jan Oblak masih jadi andalan sampai saat ini di usia 26 tahun dan jadi salah satu kiper top Eropa.


7. Roberto Firmino (Hoffenheim ke Liverpool)

Roberto Firmino

Pemandu bakat Liverpool bekerja baik ketika merekrut Roberto Firmino dari Hoffenheim pada 2015 sebesar 29 juta poundsterling. Tidak ada yang menduga Firmino menjadi pemain tak tergantikan Jurgen Klopp di Liverpool dalam empat tahun terakhir, plus membantu Liverpool memenangi titel Champions League, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub. Tidak hanya tajam mencetak gol, Firmino juga bekerja keras membantu tim bertahan.


8. Keylor Navas (Levante ke Real Madrid)

Keylor Navas

Banyak yang menyeritkan dahi ketika Real Madrid merekrut Keylor Navas dari tim papan tengah La Liga, Levante, sebesar 10 juta euro pada 2014. Namun siapa sangka selama lima tahun terakhir, Navas justru menjadi kiper andalan Madrid yang sukses meraih tiga titel Champions League dan satu La Liga. Kini, Navas bermain di PSG karena posisinya telah direbut Courtois.


9. Marco Reus (Borussia Monchengladbach ke Borussia Dortmund)

Marco Reus

Dibeli di musim dingin dari Gladbach sebesar 17,1 juta euro oleh Dortmund pada Januari 2012. Meski selama tujuh tahun terakhir karier Marco Reus lebih banyak berkutat dengan cedera, Reus tetap jadi pemain kunci Dortmund di lini depan sampai kini usianya berumur 30 tahun.


10. Mauro Icardi (Sampdoria ke Inter Milan - Dipinjamkan ke PSG)

Mauro Emanuel Icardi

Semusim tampil bagus di tim utama Sampdoria sudah cukup bagi Inter Milan memboyong Mauro Icardi pada 2013 sebesar 6,5 juta euro plus 50 persen hak registrasi. Sebelum dipinjamkan ke PSG pada 2019, Icardi selalu jadi ujung tombak Nerazzurri dan menjadi kapten tim selama enam tahun. Kualitas dan usianya yang kini berusia 26 tahun menjadikannya buruan banyak klub top Eropa.


11. David Silva (Valencia ke Manchester City)

David Silva

Legenda Manchester City lainnya selain Sergio Aguero. David Silva diboyong dari Valencia pada 2010 dan akan genap bermain di City selama 10 tahun pada 2020 mendatang, tahun terakhirnya dengan City. Dalam kurun waktu tersebut, pemain berusia 33 tahun telah menjadi playmaker andalan The Citizens dan mempersembahkan empat titel Premier League.


12. Jamie Vardy (Fleetwood ke Leicester City)

Jamie Vardy

Kesabaran membuahkan hasil. Jamie Vardy datang dari klub non-liga, Fleetwood Town, pada 2012 dan setia bermain untuk Leicester City sampai saat ini. Vardy jadi striker ganas asal Inggris yang menjadi top skor klub ketika menjuarai Premier League 2015/16. Dengan harga satu juta poundsterling, Leicester mendapatkan penyerang dengan kualitas top Eropa.


13. Philippe Coutinho (Inter Milan ke Liverpool)

Philippe Coutinho

Tidak bersinar dengan Inter Milan, Philippe Coutinho memperlihatkan kualitasnya selama lima tahun membela Liverpool (2013-2018). Liverpool membelinya sebesar 8,5 juta poundsterling kala itu dan kini harganya sudah mencapai 145 juta euro - harga yang dikeluarkan Barcelona kala membelinya pada 2018. Kini Coutinho dipinjamkan Barca ke Bayern Munchen.


14. Raphael Varane (Lens ke Real Madrid)

Raphael Varane

Zinedine Zidane benar-benar jadi sosok yang berjasa dalam perjalanan Raphael Varane hingga kini jadi bek tengah andalan di Real Madrid. Dibeli dari Lens pada 2011 dengan banderol yang disinyalir mencapai 10 juta euro, Raphael Varane kini jadi bek tengah top Eropa yang baru berusia 26 tahun dan meraih empat titel Champions League dan dua La Liga.


15. Willian (Anzhi ke Chelsea)

Willian

Direkrut sebesar 30 juta poundsterling dari Anzhi Makhachkala pada 2013, Willian nyatanya bertahan selama enam tahun di Chelsea dan menjadi pemain andalan tim sampai saat ini. Pengalaman dan kualitas bermainnya kerap membantu tim di momen sulit, meski permainannya acapkali inkonsisten.


16. Jordi Alba (Valencia ke Barcelona)

Jordi Alba

Produk La Masia yang mengembangkan kariernya di Valencia (2007-2012) dan menyempurnakannya di Barcelona dari 2012 sampai saat ini. Banderol 14 juta euro ketika merekrutnya dari Valencia terkesan murah jika melihat kontribusi besar bek kiri asal Spanyol tersebut dalam mengawal sisi kiri pertahanan Barca.


17. David De Gea (Atletico Madrid ke Manchester United)

David De Gea

Manchester United langsung mendapatkan kiper yang ideal untuk menggantikan Edwin van der Sar pada 2011 silam. Sir Alex Ferguson membeli David De Gea, yang masih kurus kala itu, sebesar 18,9 juta poundsterling dari Atletico Madrid. Delapan tahun bermain untuk United, kiper berusia 29 tahun seringkali menyelamatkan gawang United ketika berada di fase sulit dalam menahan serangan lawan.


18. Javier Mascherano (Liverpool ke Barcelona)

Javier Mascherano

Pemain serba bisa untuk Barcelona yaang bisa dijadikan bek tengah atau gelandang bertahan. Javier Mascherano dibeli sebesar 24 juta euro dari Liverpool pada 2010 dan meninggalkan Barca pada 2018 menuju Hebei China Fortune. Pemain berusia 35 tahun kini membela Estudiantes.


19. Cesar Azpilicueta (Olympique Marseille ke Chelsea)

Arsenal FC v Chelsea FC - Premier League

Datang dari Olympique Marseille (2012) dan menjadi kapten Chelsea saat ini. Cesar Azpilicueta tidak akan membayangkannya ketika datang ke klub tujuh tahun silam. Azpilicueta dapat bermain sebagai bek kiri dan juga kanan, bahkan ia pernah ditempatkan sebagai bek tengah dalam taktik tiga bek. Harga belinya kala itu sebesar tujuh juta poundsterling.


20. Paulo Dybala (Palermo ke Juventus)

FBL-ITA-SERIEA-JUVENTUS-UDINESE

Investasi Juventus sebesar 32 juta euro, plus delapan juta euro, tidak salah ketika merekrut La Joya alias Paulo Dybala dari Palermo pada 2015. Pada usianya kini, 26 tahun, Dybala menjadi bintang Juventus dan ditaksir oleh banyak klub Eropa lainnya.


21. Manuel Neuer (Schalke ke Bayern Munchen)

Manuel Neuer

Kepergiannya ke Bayern Munchen tidak disukai fans Schalke pada 2011, apalagi Bayern rival langsung Schalke di Bundesliga. Kendati demikian pilihan Bayern tidak salah karena Manuel Neuer tak tergantikan sebagai kiper utama di klub dan Timnas Jerman. Jika tak diganggu cedera performanya juga konsisten.


22. Dani Carvajal (Bayer Leverkusen ke Real Madrid)`

Dani Carvajal,Yuri Berchiche

Produk akademi Real Madrid kembali ke Madrid pada 2013 setelah semusim berkembang dengan Bayer Leverkusen (2012/13). Sejak kembali ke Madrid posisinya sebagai bek kanan Madrid tak tergantikan. Usianya kini juga masih produktif: 27 tahun.


23. N'Golo Kante (Caen ke Leicester City, Leicester ke Chelsea)

N'Golo Kante

Leicester City dan Chelsea menjadi pemenang ketika merekrut gelandang asal Prancis, N'Golo Kante. Bersama Leicester, Kante juara Premier League 2015/16 dan kemudian melanjutkannya kehebatannya bersama Chelsea. Kante, 28 tahun, tipe pemain yang dibutuhkan pelatih mana pun.


24. Radamel Falcao (Porto ke Atletico Madrid)

Atletico Madrid's Colombian forward Rada

Atletico Madrid mendapatkan El Tigre alias Radamel Falcao dalam kondisi yang prima. Falcao diboyong sebesar 40 juta euro pada 2011 oleh Atletico dan bermain di sana hingga 2013. Di kedua klub itu Falcao menjalani era emas dalam kariernya.


25. Sadio Mane (Southampton ke Liverpool)

Sadio Mané

Dana 34 juta poundsterling terlihat murah saat Liverpool memboyong Sadio Mane dari Southampton. Mane, 27 tahun, menjadi trisula andalan Jurgen Klopp bersama Firmino dan Mohamed Salah. Kontribusinya tidak hanya mencetak gol tapi juga memberi assist untuk rekan setim.


26. Antoine Griezmann (Real Sociedad ke Atletico Madrid)

Antoine Griezmann

Dari penyerang sayap menjadi striker tengah top Eropa bersama Atletico Madrid. Sebelum di Atletico, Antoine Griezmann memperkuat Real Sociedad selama lima tahun (2009-2014). Dibeli seharga 30 juta euro, Barca menebus klausul pembeliannya dari Atletico sebesar 120 juta euro. Bisnis yang bagus untuk Atletico.


27. Marc-Andre ter Stegen (Borussia Monchengladbach ke Barcelona)

Marc Andre Ter Stegen

Barcelona tidak 'berjudi' ketika merekrut Marc-Andre ter Stegen dari Borussia Monchengladbach pada 2014 sebesar 12 juta euro. Ter Stegen nyatanya sudah bisa melebihi ekspektasi penampilan yang lebih baik ketimbang Victor Valdes, eks kiper Barca.


28. Mohamed Salah (AS Roma ke Liverpool)

Max Kilman,Mohamed Salah - Winger - Born 1992

Liverpool memecahkan rekor transfer sebesar 42 juta euro ketika merekrut Mohamed Salah dari AS Roma pada 2017. Akan tapi, pengeluaran itu setimpal - bahkan lebih murah - jika melihat betapa besarnya kontribusi Mo Salah di Liverpool selama dua tahun terakhir ini.


29. Luka Modric (Tottenham Hotspur ke Real Madrid)

Luka Modric

Raihan Ballon d'Or 2018 yang memupus dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi seharusnya sudah cukup bagi publik melihat kualitas Luka Modric. 'Penyihir dari Kroasia' diboyong dari Tottenham Hotspur pada 2012 sebesar 30 juta poundsterling dan posisinya di lini tengah tak tergantikan di Madrid sampai saat ini di usia 34 tahun.


30. Casemiro (Sao Paulo ke Real Madrid)

Casemiro

Perjalanan Casemiro di Real Madrid tidaklah mudah. Meski Madrid telah membelinya dari Sao Paulo pada 2013, Casemiro sempat dipinjamkan terlebih dahulu di Porto (2014/15) sebelum menyegel tempatnya di lini tengah Madrid. Casemiro gelandang bertahan yang melapis lini belakang dan juga memiliki tendangan jarak jauh yang bagus.