Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menyimpan harapan dan berdoa agar mantan klubnya periode 1994-1999, Juventus, meraih titel Champions League musim ini. Deschamps yakin Bianconeri punya cukup kualitas untuk melakukannya, meski tak mudah meraihnya.


Juventus terakhir kali menjuarai Champions League terjadi pada 1996. Dalam delapan musim terakhir, Juventus lebih berjaya di kancah lokal melalui raihan delapan Scudetto. Titel Champions League, meski begitu, tetap jadi prioritas Juventus.


Namun menurut Deschamps, tidak akan mudah meraihnya karena persaingan yang ketat dan banyak klub yang juga mengincarnya, khususnya juara bertahan Champions League, Liverpool.

"Seperti tujuh atau delapan tim lainnya, mereka memulai Champions League untuk memenanginya. Ini target utama untuk Juve, tapi hanya satu tim yang dapat memenanginya," kata Deschamps di Football-Italia.


"Juve menargetkannya selama bertahun-tahun dan saya harap mereka melakukannya. Kualitasnya ada di sana, tapi ada tim-tim kuat yang dapat memenanginya, kita lihat nanti," terangnya.

Didier Deschamps

Deschamps juga berbicara soal megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, yang dapat menjadi penentu untuk timnya dengan kualitas dan pengalaman bermainnya.


"Dia (Ronaldo) jawara sejati yang dapat menjaga level bermain di level tertinggi selama bertahun-tahun. Dia punya rasa lapar untuk memenanginya dan mencetak gol," imbuh Deschamps.


"Ronaldo profesional yang hebat. Dia pemain yang dapat jadi pembeda, dia tidak banyak berlari seperti empat atau lima tahun lalu, tapi dia berlari lebih baik lagi."


"Ketika Anda punya pemain sepertinya di dalam tim Anda, Anda tahu dia bisa jadi pembeda kapan pun," lanjut Deschamps.