​​Juventus gagal memenangkan trofi perdananya di bawah arahan Maurizio Sarri saat harus mengakui keunggulan Lazio di partai puncak Supercoppa Italiana yang berlangsung di King Saud University Stadium, Arab Saudi, Minggu (22/12) dini hari WIB.


Menurunkan skuat terbaiknya termasuk trio ​Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala yang dipercaya mengisi lini depan, secara tak terduga Bianconeri takluk dengan skor 3-1. Tiga gol skuat asuhan Simeone Inzaghi dicetak Luis Alberto Senad Lulic serta Danilo Cataldi, sementara Juve hanya bisa membalas satu gol lewat​ Paulo Dybala.

Kekalahan yang dialami Juve membuat taktik Sarri menempatkan tiga penyerang yakni ​Ronaldo, ​Dybala dan Higuain menuai kritik, tak sedikit yang menilai jika kegagalan klub asal Turin tersebut disebabkan oleh ketiganya, namun hal ini dengan tegas langsung dibantah Sarri.


"Energi para pemain sudah terkuras sebelum pertandingan ini dimulai, baik itu dari segi fisik maupun mental. Situasi seperti ini pasti akan terjadi, sementara di sisi lain, Lazio berada dalam bentuk performa terbaiknya," ujar Sarri seperti dilansir​ Fox Sports Asia.


"Kami memohon maaf karena gagal memenangkan trofi, tetapi ​Juventus masih berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi lainnya untuk lima bulan ke depan. Ya, memang ada kemarahan, tetapi tangisan juga takkan menyelesaikan masalah. Juventus tidak kalah karena tiga pemain depan yang diturunkan. Gol kedua dan ketiga juga terjadi setelah saya memasukkan gelandang," tambahnya.

Lazio nampaknya jadi mimpi buruk ​Juventus di musim 2019/20, sebelumnya mereka juga sukses jadi tim perdana yang mengalahkan anak asuh Sarri di kompetisi ​Serie A.