​Undian babak 16 besar Champions League 2019/20 baru saja resmi dilaksanakan di markas UEFA di Nyon, Swiss. Publik pun akan dimanjakan oleh pertemuan antara tim-tim papan atas Eropa. Seiring dengan hasil undian, tidak semua tim mendapatkan keuntungan dari hasil yang ada. Beberapa dari mereka kemungkinan merugi, setidaknya di atas kertas. Berikut kami rangkum beberapa di antaranya.


1. Diuntungkan - Atalanta & Valencia

Carlos Soler,Dani Parejo,Manu Vallejo

Memulai daftar ini, terdapat dua tim yang secara teknis diuntungkan. Dengan potensi bertemu para raksasa Eropa, dua tim 'kelas menengah', Atalanta dan Valencia, justru saling bertemu. Valencia mungkin sedikit lebih diunggulkan, mengingat mereka sukses lolos sebagai juara grup, namun, performa inkonsisten mereka di level domestik patut disorot karena masih berada di posisi ke-8 klasemen La Liga. 


Di sisi lain, Atalanta lolos karena faktor keberuntungan. Mereka mampu menjadi runner up Grup C kendati menelan tiga kekalahan. Dengan situasi tersebut di atas, pertemuan antara keduanya menjadi kasn terbaik yang bisa didapatkan oleh fans kedua tim.


2. Dirugikan - Chelsea

Cesar Azpilicueta

Bukan ingin mengesampingkan kemampuan skuat asuhan Frank Lampard, namun, menilik dari performa calon lawan mereka, yakni ​Bayern Munchen, The Blues harus bekerja ekstra keras untuk bisa menaklukkan sang juara Bundesliga. Seperti diketahui, di kancah liga, ​Chelsea sejauh ini selalu kalah kala berhadapan dengan tim-tim penghuni empat besar. Mason Mount dkk juga kesulitan lolos dari Grup H pasca kalah kontra Valencia, dan imbang melawan Ajax dan Valencia (pertemuan kedua).


Di sisi lain, meskipun masih berada di posisi ke-5 Bundesliga, penampilan Die Roten di Champions League musim ini cukup memukau. Mereka satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna di seluruh laga grup, dan menjadi tim dengan produktivitas gol tertinggi (24:5), dengan 10 di antaranya mereka sarangkan ke gawang Tottenham Hotspur. Ditambah dengan pengalaman tempur dari Robert Lewandowski dkk di Eropa dibandingkan skuat muda The Blues, dan keinginan untuk balas dendam dari final 2012 silam, anak asuh Frank Lampard dipastikan harus berada dalam performa terbaik jika ingin lolos.


3. Diuntungkan - Juventus

Juventus v Udinese Calcio - Serie A

Memiliki lini serang mematikan yang diisi oleh Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, nampaknya tidak berlebihan jika menyebut ​Juventus sangat beruntung bisa mendapatkan wakil Ligue 1 Prancis, Olympique Lyon, sebagai calon lawan mereka. Selain perbedaan peta kekuatan, kubu asuhan Rudi Garcia juga didera sejumlah masalah.  Mereka masih inkosisten dengan menelan tujuh kekalahan di liga domestik, mereka juga harus menjalani sisa musim tanpa bintang utama, Memphis Depay, yang harus absen hingga enam bulan pasca mendapat cedera kala Les Gones tumbang 0-1 dari Rennes.


Sebaliknya, Juventus sedang berada dalam mode siap tempur. Mereka bersaing ketat di puncak klasemen Serie A bersama Inter Milan, sehingga insting bertarung skuat asuhan Maurizio Sarri dipastikan akan tetap tajam. Selain itu mereka juga baru menelan satu kekalahan di semua kompetisi hingga saat ini, termasuk menyandang status unbeaten di fase grup Champions League.


4. Dirugikan - Napoli

Fabian Ruiz,Jose Callejon,Giovanni Di Lorenzo

Mungkin tim yang paling merugi di babak 16 besar nanti adalah raksasa Serie A, Napoli. Kendati memiliki komposisi skuat yang tidak banyak berubah dibanding musim lalu, kubu Partenopei sedang memiliki masalah internal akut di musim 2019/20 ini. Meskipun mampu lolos dengan cukup meyakinkan dari Grup E, mereka terseok-seok di level liga. Konflik antara manajemen vs pemain, membuat penampilan Dries Mertens dkk merosot jauh, mereka juga baru saja memecat Carlo Ancelotti yang digantikan oleh pelatih minim prestasi, Gennaro Gattuso. Alhasil hingga pekan ke-16 Serie A, mereka masih duduk di posisi ke-8 dengan 21 poin, terpaut 11 poin dari zona Champions League.


Kondisi tersebut jelas jauh dari ideal untuk menghadapi ​Barcelona yang sedang dalam performa terbaik. Tidak seperti calon lawan mereka, El Barca sangat konsisten di level domestik dan Eropa musim ini. Mereka juga baru menelan tiga kekalahan, dan bersaing ketat dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Lebih dari itu, hingga pekan ke-16, Lionel Messi dkk sudah mencetak 43 gol (12 di antaranya oleh Messi), sedangkan Napoli baru mampu menorehkan kurang dari separuhnya, yakni 21 gol.


5. Diuntungkan - Tottenham & RB Leipzig

Christian Eriksen,Jose Mourhinho

Sama seperti Atalanta kontra Valencia, pertemuan antara ​Tottenham melawan wakil Bundesliga, RB Leipzig, bisa dibilang sebagai berkah bagi keduanya. Apalagi, mengingat level kompetisi mereka saat ini tidak setara dengan para raksasa Eropa lainnya. Tottenham masih harus beradaptasi dengan manajer anyar, Jose Mourinho, yang kendati masih berada dalam fase honeymoon, bukan berarti dirinya tanpa cela jika berhadapan dengan tim-tim superior. Ditambah, Harry Kane dkk masih membangun kembali mentalitas mereka pasca terseok-seok di kompetisi Premier League serta dibantai dengan total 10 gol oleh Bayern Munchen.


Calon lawan mereka, RB Leipzig, memang sedang berada dalam tren yang lebih positif, apalagi anak asuh Julian Nagelsmann baru saja berhasil merebut puncak klasemen Bundesliga di pekan ke-15. Menghadapi Tottenham yang masih mencari racikan taktik terbaik, menjadi kesempatan yang cukup bagus bagi Lukas Klostermann dkk untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim papan atas Eropa.