Arsenal mendapatkan kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Manchester City dalam pertandingan pekan ke-17 Premier League 2019/20 di Emirates Stadium pada Minggu (15/12). Sepasang gol dari Kevin De Bruyne yang dilengkapi oleh Raheem Sterling membuat tim tuan rumah kembali mendapatkan hasil mengecewakan ketika menghadapi tim papan atas.


Saat ini tim London Utara itu memiliki raihan 22 poin dari 17 pertandingan. Mereka memiliki catatan lima kemenangan dan kekalahan, serta tujuh hasil imbang. Pierre-Emerick Aubameyang dan rekan-rekannya tertinggal tujuh poin dari Chelsea yang saat ini berada di peringkat keempat. Mereka juga ‘hanya’ memiliki keunggulan tujuh poin atas Southampton yang berada di peringkat ke-18.


Setelah mendapatkan kekalahan kedua dari lima pertandingan yang dijalaninya sebagai pelatih dengan kapasitas interim, Freddie Ljungberg mengajukan permintaan kepada manajemen The Gunners. Pelatih asal Swedia itu ingin Arsenal segera menunjuk manajer baru yang dapat memegang posisi tersebut secara permanen.


“Saya sudah mengatakan kepada manajemen agar segera mengambil keputusan. Kami berada di sini untuk memberikan bantuan dan staff juga terus berusaha keras untuk memberikan kontribusi tetapi sebuah keputusan harus segera diambil agar kami dapat memiliki aset yang serupa dengan tim-tim lainnya. Setelah saya menyampaikan permintaan tersebut kita hanya dapat melihat apa yang akan terjadi.”


“Apa yang terjadi pada pertandingan ini memperlihatkan kualitas yang dimiliki oleh Manchester City secara jelas. Kevin De Bruyne menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami sudah berusaha untuk memperbaiki struktur pertahanan kami, tetapi mereka tetap dapat mencetak gol ketika kami bertahan dengan lima pemain sementara mereka menyerang dengan dua pemain,” ujar Freddie Ljungberg dalam konferensi pers yang dikutip dari Goal.


Arsenal akan menghadapi Everton, Bournemouth, dan Chelsea dalam tiga pertandingan terakhir yang mereka jalani tahun ini. Kemudian mereka akan menghadapi Manchester United dalam laga perdana mereka pada pergantian tahun, yang juga menjadi tanda dari dimulainya paruh kedua musim 2019/20 di Inggris.