Spekulasi mengenai masa depan Gareth Bale dengan Real Madrid sudah menjadi salah satu hal yang sering diberitakan dalam beberapa bulan terakhir. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap itu nyaris meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas 2019. Namun kesepakatan dengan salah satu klub Tiongkok dibatalkan oleh manajemen Madrid pada titik akhir.


Pada akhirnya Bale tetap bertahan di tim ibu kota Spanyol tersebut. Bale sempat tampil dalam beberapa pertandingan awal musim 2019/20, namun hubungannya dengan Zinedine Zidane selaku pelatih utama Madrid kembali mendapatkan sorotan setelah ia tidak diturunkan meskipun berada dalam skuat dan sedang tidak mengalami cedera.


Gareth Bale

Salah satu hal lain yang membuat Bale mendapatkan sorotan tinggi adalah statusnya sebagai warga negara Wales. Sebagai negara yang termasuk dalam bagian Britania Raya, proses negosiasi Brexit antara Britania Raya dan Uni Eropa yang masih terus berlanjut hingga saat ini dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Bale. Bale masih masuk dalam pemain yang menggunakan jatah pemain asing Uni Eropa dalam skuat Real Madrid.


AS mengabarkan bahwa setelah Britania Raya (dan Wales) benar-benar resmi meninggalkan Uni Eropa, Bale masih dapat menggunakan jatah pemain asing Uni Eropa dan tidak mengurangi jatah pemain asing non Uni Eropa. Pemerintah Spanyol sudah mengeluarkan peraturan terkait status tenaga kerja warga negara Britania Raya yang berada di negara tersebut.


Berdasarkan peraturan tersebut, Bale masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan statusnya sebagai warga negara yang termasuk dalam bagian dari Uni Eropa. Keadaan ini dapat membuat Los Blancos menggunakan tiga pemain asing non Uni Eropa, saat ini ketiga pemain itu terdiri dari Eder Militao, Vinicius Junior, dan Rodrygo Goes.