​Ekspektasi tinggi akan selalu disematkan publik pada ​Manchester City, kini di musim 2019/20 mereka juga diunggulkan untuk kembali memenangkan ​Premier League untuk ketiga kalinya secara beruntun, sayang keberuntungan nampaknya tidak terlalu berpihak pada Sergio Aguero dan kawan-kawan.


Hingga pekan ke-16 ​Premier League​City sudah menelan empat kekalahan, kini mereka menempati posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 32 poin, tarpaut jauh 14 angka dari ​Liverpool yang masih belum terkalahkan dan kian kokoh di puncak.

Jarak poin yang cukup jauh dengan ​The Reds membuat publik menilai jika ​City seharusnya melupakan target untuk mempertahankan gelar ​Premier League dan mengalihkan fokus untuk bisa meraih hasil maksimal di ​Champions League, namun kini anggapan berbeda disampaikan oleh Pep Guardiola.


"Apakah ​Champions League kini jadi prioritas? Kami sama sekali tak berpikir untuk memenangkannya. Hal yang menjadi fokus utama saat ini adalah memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan," ujar Guardiola seperti dilansir ​Goal.


"Saya juga sama sekali tak berpikir soal berapa banyak poin yang kami perlukan atau berapa poin yang masih bisa kami lewatkan. Ya, ​City memang tak bisa konsisten seperti dua musim sebelumnya, itulah realita yang harus diterima. Para pemain memerlukan bantuan," tambahnya.

Walau menempati posisi tiga dengan raihan 32 poin, hasil ini tetap dirasa tidak menguntungkan bagi klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut, pasalnya ini menjadi hasll paling buruk Pep Guardiola selama berkarier di dunia kepelatihan.


​Manchester City akan berusaha unuk kembali ke jalur kemenangan saat menyambangi markas Dinamo Zagreb di laga terakhir babak fase grup ​Champions League, Kamis (12/12) dini hari WIB.