​Inkonsistensi sempat menjadi permasalahan utama yang dihadapi ​Manchester United di musim 2019/20, hal tersebut bahkan juga mengancam posisi Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer, dua laga​ Premier League terakhir, yakni kontra ​Tottenham Hotspur dan​ Manchester City juga disebut jadi penentuan nasib pria asal Norwegia tersebut.


Secara tak terduga, Marcus Rashford dan kawan-kawan berhasil memetik poin penuh, mereka memutus tren kemenangan Jose Mourinho di ​Spurs dan menang 2-1, begitu pula dengan saat menyambangi Etihad Stadium, ​United juga berhasil menang dengan skor 2-1.


Walau merasa puas dengan kemenangan yang sukses diraih timnya, Solskjaer tak mau terlalu jemawa, kini dirinya menuntut konsistensi para pemain, terutama saat bertemu tim-tim papan tengah dan bawah, mengingat mereka kehilangan poin saat bertemu Aston Villa, Southampton, Bournemouth, Sheffield United dan beberapa tim lainnya.

"Jika permasalahan utama yang dihadapi tim adalah mental, maka kami bisa mengatasinya. Kami akan bekerja keras dengan mentalitas yang dimiliki para pemain," ujar Solskjaer seperti dilansir ​Mirror.


"Ya, memang ada beberapa ada hasil aneh yang tak bisa kita kendalikan. Saya tak begitu khawatir, jika para pemain mengatakan bahwa mereka tak sanggup (untuk tampil baik dan meraih hasil positif), saat itulah kami berada dalam masalah," lanjut pria yang sempat menukangi FC Molde itu.


"​Premier League adalah kompetisi yang sulit, jika Anda tidak memiliki mental yang kuat, maka Anda pasti takkan mendapatkan hasil yang diinginkan," tutup Solskjaer.

Usai meraih hasil maksimal di dua pertandingan beruntun, ​Man United akan menghadapi lawan yang relatif mudah di pekan ke-17 ​Premier League, mereka akan menantang ​Everton, namun sebelumnya klub yang bermarkas di Old Trafford itu akan terlebih dulu menjamu AZ Alkmaar di partai terakhir babak fase grup Europa League, Jumat (13/12) dini hari WIB.