Penghargaan Ballon d’Or selalu mendapatkan sorotan tinggi setiap tahunnya. Lionel Messi dari Barcelona meraih penghargaan tersebut untuk edisi 2019. Messi mendapatkan penghargaan Ballon d’Or keenam dalam kariernya sebagai pemain sepak bola profesional. Hal ini membuatnya menjadi pemain dengan raihan terbanyak dalam penghargaan tersebut, melewati Cristiano Ronaldo yang meraih lima penghargaan serupa.


Dominasi dari Messi dan Cristiano sempat dipatahkan oleh Luka Modric, yang mendapatkan penghargaan tersebut pada 2018. Modric meraih penghargaan Ballon d’Or pada 2018 setelah berperan dalam keberhasilan Real Madrid menjadi juara Champions League, dan memimpin skuat Timnas Kroasia yang mencapai babak final Piala Dunia Rusia 2018.


Cristiano Ronaldo,Daniel Carvajal,Luka Modric,Raphael Varane

Namun, bek Juventus yang menjadi rekan Cristiano Ronaldo sejak musim 2018/19, Giorgio Chiellini, menganggap bahwa bintang Portugal itu seharusnya meraih penghargaan Ballon d’Or pada 2018. Chiellini menuduh Real Madrid telah menghalangi mantan pemain mereka untuk meraih penghargaan tersebut karena meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas 2018.


“Saya rasa Lionel Messi pantas mendapatkan Ballon d’Or tahun ini. Kesalahan yang sebenarnya terjadi tahun lalu, Real Madrid memutuskan bahwa Cristiano Ronaldo tidak dapat memenangkan penghargaan itu. Ini menjadi sesuatu yang sangat aneh.”


“Cristiano mendapatkan titel Champions League tahun lalu, tetapi saya rasa dengan logika yang serupa, Virgil van Dijk seharusnya mendapatkan Ballon d’Or tahun ini. Mungkin tahun lalu seharusnya Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, atau Paul Pogba seharusnya mendapatkan penghargaan itu karena menjadi juara pada Piala Dunia. Keberhasikan Luka Modric tidak masuk akal,” ucap Giorgio Chiellini dalam pernyataan yang dikutip dari Goal.


Modric mendapatkan penghargaan Ballon d’Or, pemain terbaik Piala Dunia Rusia 2018, The Best (penghargaan FIFA), pemain terbaik UEFA, dan terpilih dalam susunan tim terbaik dari UEFA dan FIFA. Namun Modric tidak masuk dalam nominasi Ballon d’Or 2019 setelah performanya menurun pada musim 2018/19.