Usai mengantarkan ​Real Madrid mewujudkan target La Decimotercera pada musim 2017/18, ​Cristiano Ronaldo membuat keputusan yang sukses menggemparkan dunia sepakbola, dia memilih hengkang dari Santiago Bernabeu​ dan mengadu nasib di Italia bersama ​Juventus.


Walau sempat mengalami kesulitan untuk beradaptasi di awal musim, pemain berusia 33 tahun tersebut mampu bangkit dan akhirnya menjadi sosok tak tergantikan di lini depan. Total 28 gol dan 10 assist yang dia torehkan sudah cukup mengantarkan ​Juventus memenangkan gelar Scudetto dan Supercoppa Italiana.


Performa apik ​Ronaldo pun membuat dirinya terpilih sebagai pemain terbaik ​Serie A musim 2018/19. Walau sudah terpilih sebagai pemain terbaik, pemain yang juga sempat membela ​Manchester United itu menilai jika​ Serie A merupakan kompetisi yang sulit.


"Saya akan mencoba untuk berbicara menggunakan bahasa Italia. Saya merasa bangga karena dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di Italia," ujar ​Ronaldo seperti dilaporkan ​Football Italia.


"Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan setim dan juga pemain-pemain yang sudah memilih saya. Setelah berkarier selama dua musim di Italia, saya sudah bisa menilai bahwa ​Serie A adalah kompetisi yang sulit. Semoga saya bisa memenangkan penghargaan yang sama di tahun berikutnya," tambah dia.

​Ronaldo bukan hanya  terpilih sebagai pemain terbaik, pemain bernomor punggung 7 itu juga sukses meraih penghargaan penyerang terbaik bersama dua pemain lainnya, yakni Fabio Quagliarella (Sampdoria) dan Duvan Zapata (Atalanta).