​Serangkaian hasil buruk yang didapat ​Tottenham Hotspur di musim 2019/20 akhirnya membuat manajemen klub akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Pochettino mulai Selasa (19/11).


Tak menunggu lama, runner up​ Champions League 2018/19 itu langsung menunjuk pelatih anyar, Jose Mourinho resmi menukangi Harry Kane dan kawan-kawan mulai Rabu (20/11). Pria yang juga sempat melatih ​Real Madrid itu menandatangani kontrak hingga akhir musim 2022/23.


Penunjukkan Mourinho rasanya memang tidak mengejutkan, terlebih dia juga masih menganggur pasca hengkang dari ​Manchester United pada tahun 2018 silam, namun tak sedikit pula yang memprediksi jika ​Spurs menjanjikan banyak dana dan mengizinkan pelatih berusia 56 tahun itu berbelanja pemain dan melakukan perombakan skuat pada Januari 2020 mendatang


.Kini seperti dilansir ​Guardian, ​Tottenham Hotspur ternyata sudah memberitahu Mourinho jika dia takkan diberikan dana untuk berbelanja pemain di ​bursa transfer musim dingin yang akan mulai dibuka pada 1 Januari 2020 mendatang.


Hal ini disebabkan oleh ​Spurs yang baru saja selesai membangun stadion baru. Manajemen klub langsung menetapkan target tinggi pada Mourinho, mereka berharap jika klub asal London itu bisa tetap berlaga di ​Champions League 2020/21, mengingat potensi pendapatan besar yang bisa mereka raih andai tetap berpartisipasi. Kini ​Spurs menempati posisi 14 klasemen sementara.


Sebelumnya beredar kabar jika ​The Lilywhites sudah menetapkan beberapa pemain sebagai target utama, dua di antaranya adalah bintang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech dan Lorenzo Pellegrini yang kini tengah membela AS Roma.

Jose Mourinho akan memulai tugas perdananya sebagai pelatih ​Spurs di laga kontra West Ham United pada Sabtu (23/11), empat hari berselang, mereka juga akan langsung menantang Olympiacos di babak fase grup ​Champions League.