​Seorang kapten tentu menjadi elemen yang sangat penting dalam sebuah tim sepakbola, mereka jadi sosok yang membantu rekan-rekan setim dan tak jarang juga dianggap sebagai pemimpin di dalam skuat.


Namun ternyata ada setidaknya tujuh pemain yang secara tak terduga harus rela kehilangan ban kaptennya, entah karena kesalahan sendiri atau bahkan dianggap tak layak untuk memimpin rekan-rekan setimnya.


Siapa sajakah pemain yang masuk dalam daftar ini? Berikut penjabarannya.


7. John Terry

England's Captain John Terry (C) celebra

Saat masih aktif bermain, John Terry tidak hanya dipercaya menjadi kapten di level klub, namun juga tim nasional Inggris.


Pria yang kini menjadi asisten pelatih Aston Villa tersebut dua kali harus kehilangan ban kapten. Di tahun 2010 dia dirundung isu perselingkuhan dengan istri rekan setimnya, Wayne Bridge, namun akhirnya tuduhan tersebut tidak terbukti dan Fabio Capello kembali menjadikannya sebagai kapten tim.


Dua tahun berselang, Terry dianggap menyampaikan kata-kata berbau rasisme pada bek Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, hal tersebut membuat Federasi Sepakbola Inggris (FA) kembali mencopot ban kapten pria yang kini berusia 38 tahun tersebut.


6. Thiago Silva

FBL-WC-2014-MATCH63-BRA-NED

Sosok Thiago Silva sudah pasti tak asing lagi, dia merupakan salah satu bek tangguh, entah saat tengah membela Paris Saint-Germain atau tim nasional Brasil.


Ketangguhan serta ketegasannya di lini pertahanan pun membuat Silva dipercaya untuk menjabat sebagai kapten Tim Samba, namun kedatangan Dunga usai Piala Dunia 2014 membuat eks pemain ​AC Milan itu secara tak terduga harus kehilangan ban kaptennya.


Dunga kemudian menunjuk ​Neymar sebagai kapten tim, hadirnya pelatih yang kini berusia 56 tahun tersebut pun sempat membuat Thiago Silva kesulitan mengamankan satu tempat di lini pertahanan negaranya.


5. William Gallas

Arsenal's Captain William Gallas celebra

William Gallas memutuskan untuk bergabung dengan ​Arsenal pada tahun 2006, dia kemudian langsung dipercaya untuk menjadi kapten tim.


Di tahun 2008, pemain asal Prancis itu mengeluarkan komentar soal permasalahan yang terjadi di dalam skuat T​he Gunners, pihak klub merasa kesal dan tak suka dengan pernyataan yang disampaikan Gallas dan akhirnya memberikan hukuman denda, mencoretnya dari skuat utama dan kemudian mencopot ban kapten.


Gallas kini sudah gantung sepatu, namun sebelumnya dia sempat membela ​Tottenham Hotspur serta klub asal Australia, Perth Glory.


4. Neymar

Neymar,Salif Sane

​Neymar memang ditunjuk Dunga untuk jadi kapten timnas Brasil menggantikan Thiago Silva, namun dia harus rela kehilangan ban kaptennya saat Tim Samba mulai bermain di bawah arahan Tite.


Keputusan ini diambil sang pelatih pasca pemain berusia 27 tahun itu mendapatkan sanksi tiga laga larangan bermain karena menendang salah satu pendukung Rennes saat Paris Saint-Germain kalah di Coupe de France.


Kini ban kapten Brasil dipercayakan pada Dani Alves, hasilnya juara dunia lima kali tersebut berhasil memenangkan Copa America 2019 pasca mengalahkan Peru dengan skor 3-1 di partai final.


3. Paul Pogba

Paul Pogba

Musim 2018/19 nampaknya menjadi hal yang takkan pernah dilupakan​ Paul Pogba, hubungannya dengan manajer tim, Jose Mourinho memburuk, dia bahkan harus rela ban kaptennya dicopot dan lebih banyak memulai laga dari bangku cadangan.


Walau Mourinho tak ingin mengungkapkan alasan pencopotan ban kapten tersebut dan memastikan bahwa hubungannya dengan eks pemain ​Juventus tersebut baik-baik saja, banyak yang memprediksi keputusan tersebut diambil pria asal Portugal itu karena dirinya merasa kesal dengan​ Pogba.


Seperti diketahui, pemain berusia 26 tahun itu memang sempat terang-terangan mengkritik strategi yang digunakan Mourinho saat ​Manchester United bermain imbang 1-1 kontra Wolves, 23 September 2018 silam, saat itu​ Pogba menilai jika timnya seharusnya bermain menyerang, bukannya menerapkan strategi parkir bus seperti yang diinstruksikan sang manajer.


2. Mauro Icardi

FBL-ITA-SERIEA-INTER-CHIEVO

Pencopotan ban kapten Mauro Icardi menjadi isu hangat di musim 2018/19, secara tak terduga manajemen ​Inter Milan mengumumkan keputusan ini dan langsung menunjuk sang penjaga gawang, Samir Handanovic sebagai kapten anyar.


Hal ini sempat membuat Icardi murka dan enggan memperkuat tim, bahkan pemain asal Argentina tersebut juga absen dalam sejumlah pertandingan penting.


Kedatangan Antonio Conte pun membuat Icardi akhirnya harus hengkang dari Giuseppe Meazza, mengingat manajer asal Italia itu sudah menegaskan bahwa dirinya tak masuk dalam skema permainan tim. Belum lagi ​Inter juga masih memiliki Lautaro Martinez dan sukses membeli Romelu Lukaku.


Kini bersama Paris Saint-Germain, Icardi langsung menjadi andalan Thomas Tuchel dan sudah mengoleksi sembilan gol.


1. Granit Xhaka

Granit Xhaka

Banyak cerita tersisa dari pertandingan antara ​Arsenal vs Crystal Palace yang berlangsung pada 27 Oktober lalu, salah satunya adalah sikap kapten tim, Granit Xhaka yang terprovokasi cemoohan dari para penggemar yang hadir di Emirates Stadium. 


Merasa  merasa kesal karena Xhaka terlihat lamban saat akan digantikan oleh Bukayo Saka, padahal tim harus segera mencetak gol penentu kemenangan. Pemain berposisi gelandang itu terlihat mengeluarkan beberapa kata-kata kasar sekaligus melepas jersey yang dikenakan dan kemudian langsung bergegas menuju ruang ganti.


Walau sudah menyampaikan permohonan maaf, Unai Emery tetap mengambil tindakan tegas dengan mencopot bam kaptennya. Xhaka pun masih dicoret dari skuat utama.


Situasi ini pun membuat eks pemain Borussia Monchengladbach itu dikabarkan bakal dilepas pada Januari 2020 mendatang, sejauh ini sudah ada beberapa klub yang tertarik mendatangkannya, yakni ​AC Milan dan Newcastle United.