Permasalahan Karim Benzema dengan Timnas Prancis kembali mendapatkan sorotan. Pemain yang berposisi sebagai penyerang itu terakhir kali mendapatkan panggilan pada 2015. Kasus yang melibatkan Benzema dan Mathieu Valbuena membuat Benzema dicoret dari skuat dan sama sekali tidak dipertimbangkan oleh Didier Deschamps.


Keadaan ini kembali mendapatkan sorotan setelah pelatih utama Real Madrid, Zinedine Zidane, menganggap bahwa Benzema pantas kembali ke skuat Les Bleus. Zidane merasa bahwa kualitas dan performa yang ditunjukkan oleh Benzema dalam beberapa tahun terakhir membuatnya pantas kembali ke tim tersebut. Zidane juga merasa bahwa Benzema masih memiliki keinginan untuk kembali membela negaranya.

Karim Benzema


Namun, komentar presiden FFF (federasi sepak bola Prancis), Noel Le Graet, menutup kemungkinan bagi Benzema untuk kembali membela Timnas Prancis. Benzema membalas komentar tersebut dengan mengatakan bahwa ia ingin pindah membela Timnas Aljazir. Walau demikian, Djamel Belmadi selaku pelatih tim tersebut mendinginkan spekulasi yang muncul saat ini.


“Saya memiliki beberapa pemain seperti Bagdad Bounedjah, Islam Slimani, Andy Delort, Hillal dan Soudani. Saya sudah sangat senang dengan penyerang-penyerang yang saya miliki saat ini,” ujar Djamel Belmadi dalam pernyataan yang dikutip dari AS.


Kemungkinan bagi Benzema untuk pindah membela Timnas Aljazair juga bergantung dengan langkah dari pemerintah Prancis. Pemerintah Prancis harus mencabut kewarganegaraan Benzema agar hal itu dapat terjadi. Hal ini disebabkan karena Benzema sudah tampil dalam laga kompetitif dengan Timnas Prancis.