Waktu berjalan cepat di dunia sepak bola. Sirkulasi terus terjadi setiap tahunnya, entah itu regenerasi skuat, pemain muda, atau regulasi baru di dunia sepak bola modern. Oleh karenanya, tidak usah heran apabila ada pemain yang sempat menjadi 'buah bibir' pembicaraan, lalu tiba-tiba namanya meredup dan kemudian tak terdengar lagi.


90min.com akan membeberkan delapan pesepakbola dunia yang sempat tenar di Eropa atau dunia, lalu kini terlupakan. Berikut ulasannya.


1. Oscar

Oscar

Usianya masih relatif muda ketika pergi meninggalkan Chelsea pada 2017, 26 tahun, dan banyak yang mempertanyakan motifnya pindah kala itu karena dianggap membuang kariernya di Eropa demi uang yang lebih banyak di Tiongkok, dengan Shanghai SIPG.


Hal itu cukup disayangkan, sebab Oscar punya talenta besar untuk mempopulerkan namanya di Eropa setelah sebelumnya bermain di Sao Paulo (2008-2010), Internacional (2010-2012), dan Chelsea (2012-2017).


2. Graziano Pelle

Graziano Pelle

Dalam kurun waktu dua tahun, 2014-2016, Graziano Pelle menjadi topik pembicaraan karena ketajaman mencetak golnya dengan Southampton. Penampilan hebat itu membawanya ke Timnas Italia pada 2014.


Sayang, sejak pindah ke Shandong Luneng pada 2016, nama Pelle tak lagi terdengar dan saat ini usianya sudah 34 tahun (semakin dekat untuk pensiun).


3. Hernanes

Dusan Basta,Anderson Hernanes

Tiga klub besar Italia pernah dibela gelandang serang asal Brasil ini: Lazio (2010-2014), Inter Milan (2014/15), dan Juventus (2015-2017). Hernanes punya kemampuan bagus sebagai gelandang serang dan sudah memenangi dua Coppa Italia dan satu Scudetto.


Keputusannya pindah ke Tiongkok dan bergabung dengan Hebei China Fortune membuat namanya 'hilang' dari sepak bola Eropa. Pengemas 27 caps dan dua gol dengan timnas Brasil kini bermain di kampung halamannya dengan Sao Paulo. Usianya juga sudah menginjak 34 tahun.


4. Nicolas Gaitan

FBL-POR-LIGA-BENFICA-NACIONAL

Familiar dengan namanya? Tentu. Nicolas Gaitan pernah menjadi komoditas panas kala memperkuat Benfica pada medio 2010-2016, dua tahun mencoba peruntungan dengan Atletico Madrid (2016-2018) serta Dalian Yifang (2018/19), dan kini bermain di Chicago Fire. Winger asal Argentina berusia 31 tahun saat ini.


5. Yannick Carrasco Ferreira

Belgium v San Marino - UEFA Euro 2020 Qualifier

Ada peluang Yannick Carrasco Ferreira akan kembali bermain di Eropa setelah berkarier selama setahun di Tiongkok dengan Dalian Yifang. Masih berusia 26 tahun, Carrasco disinyalir diminati oleh klub-klub top Eropa seperti Arsenal, PSG (Paris-Saint Germain), dan Bayern Munchen. Apalagi, dirinya sempat mengutarakan tidak kerasan berada di Tiongkok.


6. Eder

Eder Citadin Martins

Eks pemain Inter Milan periode 2016-2018 memiliki kelincahan dalam melakukan serangan ke pertahanan lawan. Momen terbaiknya terjadi kala ia membela Sampdoria (2012-2016). Eder merupakan oriundi, pemain yang punya paspor Italia tapi tidak asli kelahiran Italia, kala dipanggil memperkuat timnas Italia pada 2015.


Sejak 2018, Eder bermain untuk Jiangsu Suning, klub yang dimiliki oleh Suning Group, pemilik Inter Milan.


7. Jackson Martinez

FBL-POR-LIGA-PORTO-GILVICENTE

Begitu cepat kariernya menurun. Dari striker tajam dan ganas di Eropa ketika memperkuat FC Porto pada periode 2012-2015, Jackson Martinez meredup dengan Atletico Madrid (2015/16), sempat bermain di Guangzhou Evergrande (2016-2019), dan saat ini membela klub kecil Portugal, Portimonense. Usianya kini 33 tahun.


8. Ezequiel Lavezzi

Napoli's Argentine forward Ezequiel Ivan

Ezequiel "El Pocho" Lavezzi. Namanya naik daun di Eropa ketika membela Napoli (2007-2012) dan PSG (2012-2016). Lavezzi tipikal striker lincah Argentina yang punya naluri mencetak gol tinggi. Dia juga tampil kala membela Argentina di final Piala Dunia 2014 melawan Jerman.


Akan tapi sejak pindah ke Hebei China Fortune pada 2016 (sampai saat ini), nama pengemas 51 caps dan sembilan gol dengan Timnas Argentina tak lagi dibicarakan di Eropa. Lavezzi telah berumur 34 tahun.