Rangkaian pertandingan Premier League 2019/20 sudah melewati 12 pekan. Sepanjang periode tersebut juga terdapat berbagai kehebohan mengenai gim Fantasy Premier League (FPL) yang pamornya terus meningkat setiap tahun. Performa dari setiap pemain yang dipantau menjadi bahan pembicaraan yang besar setiap pekannya.


Berikut adalah delapan pemain FPL 2019/20 dengan raihan poin tertinggi (diurutkan dari terendah ke tertinggi).


  • Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal)

Pierre Emerick Aubameyang

Inkonsistensi yang diderita oleh Arsenal sepanjang musim ini tidak menghalangi Pierre-Emerick Aubameyang untuk memiliki raihan poin yang tinggi. Pemain yang berposisi sebagai penyerang itu memiliki raihan 69 poin dari 12 pertandingan.


Pemain andalan The Gunners itu memiliki delapan gol untuk tim London Utara tersebut.


  • John Lundstram (Sheffield United)

John Lundstram

John Lundstram adalah pemain kejutan yang dimiliki oleh hampir seluruh pemain FPL musim ini. Walau berperan sebagai gelandang, FPL mencatatkan Lundstram sebagai bek. Hal ini membuat raihan poinnya ketika mendapatkan gol atau assist menjadi lebih tinggi.


Lundstram sejauh ini memiliki raihan 70 poin dari 12 pertandingan yang dijalaninya dengan The Blades dengan tiga gol dan satu assist.


  • Sergio Aguero (Manchester City)

Sergio Aguero

Kebijakan rotasi Pep Guardiola di Manchester City tidak membuat Sergio Aguero mengalami penurunan poin yang signifikan sepanjang musim 2019/20. Pemain asal Argentina itu tetap menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh timnya hingga saat ini.


Aguero memiliki raihan 70 poin dari 12 pertandingan yang dijalani timnya, dengan sembilan gol dan dua assist.  


  • Mohamed Salah (Liverpool)

Mohamed Salah

Konsistensi yang ditunjukkan oleh Mohamed Salah dengan Liverpool menjadi salah satu alasan mengapa timnya berada di puncak klasemen sementara Premier League musim ini. Meskipun mendapatkan kritik terkait konversi peluangnya, Salah tetap menjadi pemain kunci bagi timnya.


Pemain asal Mesir itu memiliki raihan 72 poin dari 12 pertandingan dengan timnya, dengan enam gol dan tiga assist.


  • Kevin De Bruyne (Manchester City)

Kevin De Bruyne

Kembalinya Kevin De Bruyne yang sempat mengalami cedera cukup panjang musim lalu memberikan dampak yang signifikan bagi Manchester City. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu menjadi salah satu kreator utama bagi tim asuhan Pep Guardiola tersebut.


De Bruyne memiliki raihan 76 poin dari 12 pertandingan yang dijalani oleh timnya musim ini, dengan dua gol dan sembilan assist.


  • Tammy Abraham (Chelsea)

Tammy Abraham

Embargo transfer yang dijalani oleh Chelsea musim ini memberikan kesempatan yang tinggi kepada pemain-pemain lulusan akademi mereka untuk bersinar. Tammy Abraham menjadi salah satu pemain utama mereka musim ini, dan berhasil menjadi pemain kunci di lini depan.


Abraham memiliki raihan 81 poin dari 12 pertandingan yang dijalani timnya, dengan sepuluh gol dan dua assist.


  • Sadio Mane (Liverpool)

Sadio Mane

Menjadi salah satu bagian dari trio lini depan Liverpool yang sulit digantikan, Sadio Mane berada dalam peringkat kedua di daftar ini. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap tetap menjadi faktor kunci bagi permainan timnya sepanjang musim.


Mane memiliki raihan 83 poin dari 12 pertanidngan yang dijalani timnya, dengan tujuh gol dan dua assist.


  • Jamie Vardy (Leicester City)

Jamie Vardy

Berperan penting dalam konsistensi yang ditunjukkan oleh Leicester City sepanjang musim ini, Jamie Vardy berada dalam daftar teratas di dalam daftar ini. Perubahan dalam gaya permainan timnya memberikan dampak positif bagi Vardy.


Vardy memiliki raihan 92 poin dari 12 pertandingan yang dijalani timnya, dengan sebelas gol dan dua assist.