Gelandang PSG (Paris Saint-Germain), Ander Herrera, menuturkan fakta menarik mengenai mantan klubnya, Manchester United. Menurut pemain asal Spanyol itu, Red Devils - julukan United - tidak memprioritaskan prestasi sepak bola.


Herrera, 30 tahun, pindah gratis ke PSG setelah kontraknya bersama United yang sudah diperkuatnya dari 2014 berakhir. Dalam kurun waktu lima tahun, Herrera merasakan fase transisi United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson pada 2013.

FBL-ENG-PR-MAN UTD-CARDIFF

Perubahan itu dirasakan Herrera dari segi target yang ingin dicapai klub. Herrera melihat Man United tidak memprioritaskan prestasi sepak bola. Meski tak menyebutkan secara langsung prioritas United, publik berasumsi itu berkaitan dengan keuntungan dari segi finansial.

"Saya sangat bahagia di klub yang luar biasa hebat itu (Man United). Saya sangat berterima kasih kepada suporter," kata Herrera, sebagaimana dilansir dari Goal.


"Jujur, saya sangat bahagia di Manchester, tapi di klub, ada waktu ketika saya merasa sepak bola tak lagi dianggap sebagai hal paling penting," tutur eks pemain Athletic Bilbao.


"Itu (bisnis yang jadi fokus United) tidak akan keluar dari mulut saya. Saya tidak tahu, tapi sepak bola bukan hal terpenting di Manchester."

"Saya tak ingin membandingkan, segala hal yang saya ketahui ada di sini, saya merasa seperti bernafas sepak bola di seluruh sisi dan saya menyukainya," terang Herrera.


Kesulitan yang dialami Man United pasca era Ferguson bisa dilihat dari keluar masuknya manajer dari David Moyes, Ryan Giggs (interim), Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan kini di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer.