Matchday 3 babak fase grup ​Champions League 2019/20 akan menyajikan beberapa pertandingan menarik, selain ​Inter Milan yang akan menantang ​Borussia Dortmund, laga yang tak kalah seru bakal tersaji di grup H, ​Chelsea akan bertandang ke Johan Cruijff Arena, markas Ajax, Rabu (23/10).


Jelang pertandingan nanti, kekuatan tim tamu memang akan sedikit berkurang, mereka dipastikan tak bisa menurunkan Antonio Rudiger, N'golo Kante dan Ross Barkley. Publik pun sepertinya masih mengunggulkan Ajax, terlebih anak asuh Erik ten Hag juga belum terkalahkan di musim 2019/20.

Menanggapi hal ini, Frank Lampard selaku pelatih​ Chelsea pun menyatakan bahwa dia dan para pemain memang menaruh hormat pada Ajax, namun hal tersebut bukan berarti mereka takut dengan Donny van de Beek dan kawan-kawan.


"Ya, kami rasa pertandingan nanti akan berjalan dengan sulit, terlebih Ajax adalah tim yang menampilkan performa gemilang di musim lalu. Mereka juga memulai perjalanan di ​Champions League musim ini dengan sangat baik sekaligus memenangkan dua laga awal," ujar Lampard seperti dilansir​ l​aman resmi klub.


"Saya menghormati Ajax dan menyaksikan bagaimana performa mereka di musim lalu. Ya, memang ada beberapa perubahan, tetapi kami harus tetap mewaspadai ancaman yang mereka berikan. Kami sama sekali tak merasa takut menghadapi Ajax dan yakin serta percaya pada kemampuan yang dimiliki," tambahnya.

Kemenangan tentu menjadi target utama yang dicanangkan ​The Blue​s, terlebih jika mereka masih ingin lolos ke babak 16 besar, kini Jorginho dkk menempati posisi tiga klasemen sementara grup H dengan raihan tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan.


Menutup pembicaraan, Lampard juga berharap jika lima kemenangan beruntun yang mereka catatakan akan menjadi modal berharga dan membuat para pemain makin percaya diri dalam pertandingan nanti.


"Sebenarnya saya tak mau terlalu peduli dengan catatan lima kemenangan beruntun, tetapi saya harap hal tersebut akan membuat tim lebih percaya diri. Laga melawan Ajax akan menjadi tantangan yang sangat berbeda dan semua pemain harus siap menghadapinya," tutup pria yang sempat membela NYCFC itu.