CEO Manchester United, Ed Woodward, memberi penjelasan mengenai transfer Red Devils setelah dituding sebagai biang buruknya transfer klub. Menurut Woodward, keputusan akhir soal transfer pemain tetap ada di tangan manajer klub.

Ed Woodward,Malcolm Glazer

Fans Man United sangat vokal meminta adanya perubahan di jajaran direksi klub, khususnya dengan mengadakan jabatan baru: Direktur Olahraga. Pasalnya, transfer Man United terbilang buruk dan cenderung tidak memperkuat sektor yang sedianya butuh tambahan pemain baru.


Menjawab keluhan itu, Woodward menegaskan bahwa ia hanya mengatur transfer dari segi keuangan, sementara keputusan terakhir tetap ada pada keputusan pelatih atau manajer.

"Keputusan terkait rekrutmen diambil oleh pakar sepak bola. Keterlibatan saya hanya uang dalam transfer. Manajer punya hak veto kepada pemain - kami tidak pernah merekrut pemain yang tidak diinginkan manajer karena dia tidak akan memainkannya," tutur Woodward di Goal.


"Tapi, kami juga merasa bagian rekrutmen, pakar sepak bola, seharusnya punya hak veto juga. Saya tidak terlibat dalam rekrutmen seperti yang dipikirkan orang-orang. Ada mitos saya melihat dari YouTube dan memilih pemain. Tidak demikian."

"Melihat pemain merupakan seni dan saya tidak tertarik melakukannya. Saya hanya ingin punya proses disiplin karena jika Anda menghabiskan banyak uang kepada pemain, Anda harus memastikan banyak mendapatkan hal yang benar ketimbang salah."


"Saya terlibat dalam proses transfer pada bagian keuangan, namun ketika Anda punya satu atau tiga target dalam prosesnya, saya merasa baik-baik saja setelah target nomor satu dan, jika tak mendapatkannya, maka ada nomor dua atau tiga," terangnya.


Musim ini, Man United merekrut tiga pemain: Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, dan Daniel James.