​​Liverpool jelas menjadi tim yang mampu tampil konsisten di musim 2019/20, mereka bahkan masih belum terkalahkan di kompetisi ​Premier League dan kini berada kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 24 poin.


Selain taktik dan strategi tepat yang diusung Jurgen Klopp, kesuksesan yang diraih ​The Reds tentu juga tak lepas dari kinerja para pemain, terutama trisula maut Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Total ketiganya sudah mengoleksi 17 gol.


Hal ini tentu membuat pemain lain harus rela menempati bangku cadangan, termasuk di antaranya Xherdan Shaqiri. Seperti diketahui, pemain asal Swiss itu memang baru tampil dalam dua pertandingan dengan jumlah menit bermain 11.

Menanggapi situasi sulit yang tengah dihadapi Shaqiri, sebuah pernyataan menarik disampaikan oleh mantan penyerang ​The Reds, Peter Crouch. Dia menilai bahwa saat ini Klopp sudah tak lagi percaya dengan kemampuan yang dimiliki eks pemain Stoke City tersebut.


"Ya, rasanya memang tak mengejutkan saat melihat ​Liverpool memutuskan untuk mendatangkan Xhaqiri karena dia adalah salah satu pemain berbakat. Dirinya juga bisa menjadi pembeda. Namun dalam beberapa kesempatan, dia terlihat tak disipilin saat menjalankan taktik," ujar Crouch seperti dilansir ​Goal.


"Jika pelatih meminta Anda untuk menjalankan peran khusus saat berada di lapangan dan diminta mundur untuk mengejar bola, Anda tentu harus melakukannya dan tak bisa bermain seperti biasa, itulah yang tak bisa diterima Klopp dari Shaqiri," tambah pria yang membela ​Liverpool pada tahun 2005 hingga 2008 itu.

​Liverpool akan mencoba untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan saat menjalani partai tandang ke Old Trafford, markas ​Manchester United di pekan kesembilan​ Premier League, Minggu (20/10).


Menutup pembicaraan, Crouch juga membandingkan kinerja trisula maut ​Liverpool dengan Shaqiri, menurutnya ketiga pemain tersebut selalu bisa menjalankan instruksi dan memberikan sesuatu pada tim.


"Lihat Roberto Firmino. Dia memiliki teknik yang luar biasa, namun bersedia menyesuaikan diri  dengan sistem yang digunakan Klopp. Begitu pula dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah. Ketiganya selalu bisa memberikan hal yang positif untuk tim," tutupnya.