Kompetisi Premier League 2019/20 baru berjalan selama delapan pertandingan, tetapi Liverpool saat ini sudah memiliki keunggulan delapan poin atas Manchester City di puncak klasemen sementara. Inkonsistensi Man City yang sudah menjadi juara dalam dua musim terakhir membuat tim yang bermarkas di Etihad Stadium itu dianggap tidak dapat mendapatkan titel untuk ketiga kali secara beruntun.


Musim lalu, Man City memang berhasil keluar sebagai juara. Namun mereka juga bersaing ketat dengan Liverpool sepanjang musim, dan hanya mendapatkan titel dengan keunggulan satu poin atas rival mereka. Kemenangan atas The Reds di Etihad Stadium pada paruh kedua musim itu menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan mereka mendapatkan gelar juara keempat dalam sepuluh tahun terakhir.


FBL-ENG-PR-MAN CITY-WOLVES

Walau saat ini sudah memiliki ketertinggalan yang signifikan, Pep Guardiola selaku manajer City masih merasa yakin bahwa timnya dapat mengurangi defisit poin tersebut dan mengejar pesaing utama mereka. Guardiola menganggap bahwa saat ini terlalu cepat untuk mengatakan Liverpool sudah tidak dapat dihentikan dalam upaya mereka mendapatkan gelar juara Premier League untuk pertama kalinya.


“Saya tidak pernah percaya dengan anggapan bahwa satu tim sudah dapat disebut sebagai juara, setiap musim memiliki perjalanan yang berbeda. Dalam olahraga satu-satunya cara untuk mendapatkan kesuksesan adalah dengan fokus dengan apa yang dihadapi saat ini. Pada tahap ini saya tidak akan menetapkan target poin atau apapun yang belum dapat terlihat secara jelas.”


“Pada April atau Mei mungkin sebuah tim dapat melakukannya, tetapi saat ini kami sedang berusaha mengejar Liverpool yang terlihat tidak dapat dihentikan dan belum kalah dalam delapan pertandingan. Saya bukan orang yang dapat merasa dapat meraih titel Premier League sepanjang sisa hidupnya. Tentu saya ingin menjadi juara, dan saya yakin kami masih dapat bersaing, tetapi musim ini masih panjang dan dapat terjadi berbagai perubahan,” ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers yang dikutip dari Goal.


Guardiola juga menyoroti Arsenal dan Chelsea yang sedang mengalami peningkatan dalam performa mereka, dan menganggap bahwa kualitas permainan tim-tim di Premier League terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Guardiola juga sudah siap untuk mengucapkan selamat kepada tim yang menjadi juara apabila timnya tidak dapat mempertahankan titel Premier League.