​Setelah libur selama dua pekan, mata publik akan kembali tertuju pada kompetisi ​Premier League​Chelsea yang tengah berada dalam momentum positif dan mencatatkan empat kemenangan beruntun akan mencoba untuk memetik poin penuh saat menjamu Newcastle United, Sabtu (19/10).


Sayang, jelang laga tersebut tuan rumah tidak bisa menurunkan N'golo Kante. Seperti diketahui, dia dibekap cedera saat membela timnas Prancis di laga kontra Islandia, 12 Oktober silam. 


Pemain berposisi gelandang tersebut mengalami masalah pada ototnya--yang diduga cedera hamstring saat tengah melakukan pemanasan jelang pertandingan. Dia kemudian harus absen dan posisinya digantikan oleh Moussa Sissoko.

Walau mengalami cedera, Didier Deschamps selaku pelatih Les Bleus bukannya memulangkan sang pemain ke London, dia malah menaruh Kante di bangku cadangan saat timnya ditahan imbang Turki dengan skor 1-1, Selasa (15/10). Hal ini pun membuat arsitek ​The Blues, Frank Lampard geram dengan sikap Deschamps.


"Setelah pertandingan pertama (kontra Islandia), Kante sudah dibekap cedera, namun kemudian tetap menjalani tes medis sebelum laga berikutnya (melawan Turki), padahal dirinya sudah dipastikan takkan bisa bermain," ujar Lampard seperti dilansir ​Sky Sports.


"Kante kemudian berada di bangku cadangan. Tidak ada komunikasi dan ini bukanlah hal yang bisa ditertawakan. Kante bukan pemain yang tidak berpengalaman. Dia sudah pernah memenangkan Piala Dunia dan merupakan pemain fantastis. Seharusnya masalah ini bisa ditangani dengan lebih baik," tambah pria berusia 41 tahun itu.

Badai cedera kini memang tengah dialami ​Chelsea, selain Kante, juara bertahan Europa League tersebut juga tidak bisa diperkuat beberapa nama lain seperti Emerson Palmieri, Antonio Rudiger, dan Andreas Christensen.


Menutup pembicaraan, Lampard juga merasa kesal karena rekomendasi dokter klub untuk memulangkan Kante ke London sama sekali tak digubris pihak timnas Prancis.


"Dokter dan staf medis klub sudah berbicara (soal keinginan untuk memulangkan Kante), namun ada kalanya apa yang kita harapkan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ya, saya memahami tugas pemain saat membela negaranya, tetapi kondisinya saat itu Kante tengah dibekap cedera dan klub ingin dia segera kembali," tutupnya.