​Memperlihatkan perkembangan pesatnya bersama Napoli, membuat Kalidou Koulibaly masuk ke dalam radar klub-klub besar Eropa seperti​ Manchester United, yang sempat tertarik memboyongnya di jendela transfer musim panas 2019.


Kendati demikian, Red Devils asuhan Ole Gunnar Solskjaer batal membawanya ke Old Trafford lantaran pihak Partenopei hanya bersedia melepas pemain berusia 28 tahun tersebut dengan mahar 130 juta pound. Dengan hal itu, otomatis Koulibaly terus berada dengan tim asuhan Carlo Ancelotti di musim 2019/20 ini.


Walau begitu, Aurelio De Laurentiis selaku Presiden dari Napoli, nyatanya memberikan isyarat untuk bisa melepas Koulibaly di jendela transfer musim panas 2020 mendatang, apabila pemain berpaspor Senegal memang ingin hengkang. Namun, syaratnya adalah klub peminat harus mengeluarkan dana setidaknya 105 juta euro.


"Saya senang dengan Koulibaly, tetap saya tidak bisa menolak 105 juta euro untuknya. Tetapi, jika saatnya telah tiba, saya akan menjualnya," ujar De Laurentiis dilansir dari ​Goal.


"Siapa pun yang menyatakan kita tidak meningkatkan lini pertahanan, maka itu adalah tanggapan salah," tutupnya.


Pada musim 2019/20 ini, Koulibaly sejatinya terus menjadi pilihan utama Ancelotti di sektor pertahanan. Tetapi, dirinya sempat absen di dua laga terakhir Partenopei dalam ajang​ Serie A, lantaran tengah terkena sanksi larangan bermain usai diganjar kartu merah saat menghadapi Cagliari.