​Christian Pulisic mengawali karier profesional bersama klub ​Bundesliga,​ Borussia Dortmund di tahun 2016 lalu. Semenjak melakoni debut seniornya, Pulisic terus meningkatan penampilannya setiap kali diberi kepercayaan bermain dengan Die Borussen.


Berkat performa apiknya dengan Dortmund, Pulisic akhirnya memutuskan untuk menerima tantangan baru dalam kariernya lantaran hijrah ke​ Chelsea  di jendela transfer musim panas 2019, ketika klub asal London tersebut mengeluarkan dana sebesar 58 juta guna memboyongnya.


Meski begitu, sebagai pemain yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Pulisic nyatanya mengakui bahwa dirinya kini mempunyai tekanan tinggi saat tengah merintis kariernya di benua Eropa. Negaranya yang kurang melahirkan talenta-talenta berbakat menjadi penyebabnya.


"Pujian membuat saya merasa hebat kala mengawali karier. Semua orang membicarakanya di sosial media. Semua itu membuat saya sangat hebat dan juga membuat saya tertekan karena banyak yang berekspektasi tinggi," ujar Pulisic dilansir dari​ Goal.


"Terutama sebagai orang Amerika Serikat, kami tidak banyak mempunyai talenta internasional selama beberapa tahun. Jika Anda tidak mampu beradaptasi maka beban itu akan menjadi kian berat," tutupnya.


Bersama skuat asuhan Frank Lampard, Pulisic pun masih tengah berjuang untuk segera bisa beradaptasi dengan gaya permainan Inggris guna kembali mendapatkan tempat utamanya di sana.