Penjaga gawang memiliki peran penting dalam tim sepakbola, mereka menjadi palang pintu terakhir saat timnya terus dihadapkan dengan serangan bertubi-tubi dari lawan, tak jarang kiper juga bisa menentukan tiga poin yang didapat saat melakoni pertandingan.


Hal ini pula yang membuat pelatih harus berhati-hatii saat menentukan kiper utama, tak jarang persaingan untuk merebut satu posisi di bawah mistar pun menjadi hal yang sengit, situasi ini dialami oleh klub pemilik 13 gelar ​Champions League​Real Madrid.


Kehadiran Thibaut Courtois yang mulai bergabung di musim panas 2018 bukan hanya membuat Keylor Navas memilih hengkang ke Paris Saint-Germain, keputusan yang sama juga diambil Luca Zidane, putra kedua Zinedine Zidane itu menjalani masa peminjaman bersama klub Segunda Division, Racing Santander.

Setelah sekian lama memilih untuk bungkam soal masa peminjamannya, Luca akhirnya buka suara dan menegaskan jika dia sama sekali tak menyesal angkat kaki dari Santiago Bernabeu.


"Ya, ini (pilihan untuk menjalani masa peminjaman) adalah sebuah keputusan yang besar. Saya sama sekali tak menyesal karena sudah memilih untuk hengkang dari ​Real Madrid. Ini merupakan langkah penting dan merupakan sebuah keputusan yang saya ambil sendiri karena saya harus tetap bermain dengan tim profesional," ujar Luca seperti dilansir ​Marca.


"Saya harus tetap bermain dan membuktikan kualitas yang dimiliki. Kita semua akan melihat apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan," tambah pemain berusia 21 tahun tersebut.

Sejak berhasil masuk ke skuat utama Los Blancos pada tahun 2018, Luca memang kesulitan untuk menjadi kiper utama, bahkan di musim 2018/19 lalu, dia juga hanya satu kali menjadi starter yakni kala timnya menang 3-2 atas Huesca.


Luca Zidane bukanlah satu-satunya kiper yang tengah menjalani masa peminjaman di musim 2019/20, penjaga gawang lainnya, Andriy Lunin juga tengah dipinjamkan ke Real Valladolid.