Klub Bundesliga Austria, RB Salzburg, mengundang perhatian publik selama satu bukan terakhir. Hal itu tidak lepas dari kemenangan 6-2 mereka atas KRC Genk di laga pertama fase grup Champions League 2019/20. Sorotan terutama diberikan kepada dua striker mereka, yakni penyerang asal Denmark, Erling Haaland, dan penyerang Korea Selatan, Hwang Hee-chan.


Haaland mendapat sorotan paling banyak setelah dirinya mencetak empat gol dalam kemenangan atas Genk. Sedangkan Hwang, mendapatkan apresiasi pasca mampu mengecoh Virgil Van Dijk, di laga kedua kontra ​Liverpool. Meskipun akhirnya Salzburg harus tunduk dengan skor 3-4.


Namun, mengingat sepak bola adalah olahraga yang dilakukan oleh 11 pemain, tidak adil rasanya jika apresiasi hanya diberikan kepada dua pemain saja. Padahal, tim muda asuhan Jesse March memiliki sejumlah pemain lain yang layak disorot. Oleh karena itu, berikut kami rangkum, lima pemain dari RB Salzburg yang perlu Anda perhatikan musim ini.


​Takumi Minamino

Takumi Minamino

Percaya atau tidak, RB Salzburg adalah klub Eropa pertama bagi Takumi Minamino. Dia sudah membela juara bertahan Bundesliga Austria tersebut sejak didatangkan dari klub J-League, Cerezo Osaka, pada 2015 silam. Harganya pun sangat murah, yakni 800.000 euro saja. Namun, terbukti, performa yang dia tampilkan jauh di atas harga yang dibayarkan.


Sejak kedatangannya, pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut selalu menjadi pilihan utama dan sudah tampil di 188 laga, dengan torehan 61 gol dan 41 assist. Musim ini saja, dirinya sudha diturunkan di 11 laga dengan koleksi enam gol dan delapan assist. Penampilan terbaiknya terjadi pada laga kontra ​Liverpool, karena kendati kalah 3-4, Minamino mampu merepotkan lini pertahanan The Reds dengan torehan satu assist dan satu gol. 


Kontrak sang pemain memang masih berlaku hingga 2021, namun dengan harga pasar yang ada di angka lima juta euro (menurut Transfermarkt), tidak akan mengejutkan jika klub-klub papan atas mengantri untuk menggunakan jasanya di musim panas 2020 nanti.


Dominik Szoboszlai

RB Salzburg v KRC Genk: Group E - UEFA Champions League

Szoboszlai boleh saja merupakan pemain termuda di RB Salzburg saat ini (18 tahun), namun dari segi penampilan, publik mungkin tidak akan menyadari betapa mudanya gelandang asal Hongaria ini. Meniti kariernya dari tim junior klub LigaHongaria, Videoton, pada tahun 2015, penampilan dari Szoboszlai menarik perhatian RB Salzburg kala dirinya masih menjadi bagian tim kasta kedua Austria, FC Liefering. 


Bermain di 40 laga dengan torehan 11 gol dan 13 assist bagi FC Liefering di musim 2017/18, ditambah enam gol dan empat assist dari sembilan laga di paruh pertama musim 2018/19, lebih dari cukup untuk meyakinkan Salzburg yang memutuskan merekrutnya pada Januari 2018. Tidak main-main, di paruh kedua musim 2018/19, mantan pemain Timnas Hongaria U21 ini langsung dipercaya untuk bermain sebanyak 16 kali. Dia juga mampu mencetak tiga gol dan empat assist


Kini di musim 2019/20, statusnya sebagai pemain reguler pun tidak berubah. Dia seringkali dipercaya untuk menempati posisi gelandang kiri, dan sudah diturunkan di 11 laga. Termasuk di dua laga Champions League kontra Liverpool dan KRC Genk. Dapat bermain di sisi kiri maupun gelandang serang, dan usianya yang masih muda, Szoboszlai jelas akan menjadi investasi yang menarik untuk klub manapun. Apalagi, harga pasarnya hanya ada di kisaran 12 juta euro, dengan kontrak hingga 2022 mendatang.


Patson Daka

LASK v FC Red Bull Salzburg - tipico Bundesliga

Jika ada sosok yang bisa disebut sebagai pelapis langsung dari Haaland maupun Hwang di tim Salzburg saat ini, sosok itu tentu saja adalah striker asal Zambia, Patson Daka. Kendati masih harus rela mendapat sorotan yang lebih sedikit dibanding kedua rekannya, penampilan dari pemain 21 tahun ini tidak bisa dipandang sebelah mata.


Bergabung dari klub Zambia, Kafue Celtic FC, pada Juli 2017 setelah sebelumnya sempat dipinjamkan ke FC Liefering, Patson tidak langsung menunjukkan kebolehannya. Di musim 2018/19, dia hanya mampu mencetak enam gol dari 26 penampilan, dengan tiga gol dia cetak di kancah liga. Namun, statistiknya naik signifikan di musim 2019/20 ini.


Bermain di 13 laga, Patson sudah mencetak 10 gol sejauh ini. Hebatnya dia sempat menjalani tiga laga dengan torehan lebih dari satu gol. Yakni dua laga berturut-turut di liga kontra TSV Hartberg dan LASK (masing-masing dua gol), dan juga di laga kontra SCR Altach (tiga gol). Mengingat Haaland saat ini masih belum dinyatakan fit, Patson nampaknya akan trus dipercaya sebagai starter bersama Hwang.


Andre Ramalho

Andre Ramalho

Perjalanan karier pemain asal Brasil ini tidak sepenuhnya bertabur kesuksesan. Sebelum kembali memperkuat Salzburg pada Januari 2018 silam, dirinya sejatinya sudah menjadi bagian sistem akademi Red Bull sejak berusia 17 tahun. Dimulai dari tim  RB Brasil U20 pada 2009, pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini akhirnya dipromosikan ke tim senior RB Salzburg pada 2012 silam. Sejak 2013 hingga 2015, Ramalho juga menjadi sosok reguler di lini pertahanan, sebelum memutuskan hengkang ke raksasa Bundesliga Jerman, Bayer Leverkusen.


Namun, dua setengah tahun yang penuh liku di Bay Arena, termasuk dipinjamkan ke FSV Mainz, dirinya memutuskan untuk kembali ke Red Bull Arena pada Januari 2018. Keputusan itu tergolong tepat, karena sejak kembali ke Austria, dirinya menjadi sosok tidak tergantikan di lini pertahanan Salzburg. Dia langsung mencatatkan 27 penampilan di musim 2018/19, dan kini sudah tampil di 12 laga sepanjang musim 2019/20. Dia bahkan mampu menorehkan tiga gol di liga.


Di usia yang masih prima, yakni 27 tahun, dan harga pasar di angka lima juta euro, Ramalho nampaknya masih berkesempatan untuk menjajal peruntungannya di negara lain jika mampu tampil konsisten musim ini.


Zlatko Junuzovic

Pre-Season Friendly"FC Red Bull Salzburg v Feyenoord"

Salah satu sosok paling senior di tim Salzburg saat ini, namun juga yang paling kenyang pengalaman di level domestik. Sejak memulai kariernya bersama Grazer AK di kasta kedua Bundesliga Austria, Junuzovic sudah berpindah-pindah ke beberapa klub Austria seperti Austria Karnten dan Austria Vienna. Dia kemudian menghabiskan enam tahun bersama klub Bundesliga Jerman, Werder Bremen, tempat dirinya meraih popularitas sebagai salah satu playmaker terbaik di Jerman.


Enam musim bersama Bremen, Junuzovic pun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya dengan status free transfer dan menerima pinangan dari RB Salzburg pada Juli 2018 silam. Dirinya pun langsung menjadi jenderal lini tengah klub, dengan catatan 35 penampilan di musim 2018/19, sekaligus menorehkan enam gol dan delapan assist.


Statusnya tidak berubah di musim 2019/20, mengingat pemain 32 tahun ini hampir tidak tergantikan di semua kompetisi. Dia sejauh ini sudah mencatatkan 11 penampilan, dan kendati belum mencetak gol, torehan lima assist menjadi bukti kepiawaiannya sebagai sosok gelandang jangkar, termasuk dua assist dalam kemenangan 6-2 atas KRC Genk di Champions League.