Christian Eriksen menjadi salah satu pemain yang dikabarkan dapat meninggalkan Tottenham Hotspur saat bursa transfer musim panas 2019 berlangsung. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu diklaim menjadi salah satu pemain yang diincar oleh Real Madrid apabila gagal mendatangkan Paul Pogba dari Manchester United. Namun, pada akhirnya Eriksen tetap bertahan bersama dengan klub London Utara tersebut.


Spekulasi mengenai masa depannya membuat Mauricio Pochettino selaku manajer Tottenham Hotspur sempat beberapa kali mencadangkan Eriksen dan hanya menurunkannya pada pertengahan pertandingan. Saat bursa transfer musim panas 2019 sudah ditutup, Eriksen dan beberapa pemain lainnya yang dikabarkan dapat hengkang, kembali mendapatkan waktu bermain yang rutin.

Steven Alzate,Christian Eriksen


Namun kembalinya Eriksen dan pemain-pemain tersebut juga diiringi dengan rentetan hasil buruk, seperti kekalahan 2-7 dari Bayern Munchen dan 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Eriksen mengakui bahwa saat ini adalah momen tersulit yang dirasakannya sepanjang kariernya dengan Spurs.


“Spekulasi yang ada sama sekali tidak berpengaruh. Kami semua adalah pemain profesional dan dalam setiap klub pasti ada spekulasi mengenai pemain yang dapat hengkang. Hal seperti ini tidak memiliki pengaruh terhadap performa yang kami tunjukkan. Apabila saya sebagai pemain sepak bola, terpengaruh dengan segala rumor yang ada, maka saya sudah tidak dapat 

bermain lagi. Tetapi saya tahu bahwa tidak semua yang diberitakan adalah sesuatu yang benar.”


“Saat ini jelas menjadi momen tersulit saya di Tottenham Hotspur. Mungkin ada periode naik turun saat saya datang pertama kali, tetapi sejak Mauricio Pochettino datang kami merasakan kesuksesan yang konsisten. Ekspektasi terhadap kami saat ini berada pada tahap yang jauh berbeda, kami diharapkan dapat memenangkan semua pertandingan yang dijalani,” ucap Christian Eriksen seperti dikutip dari AS.


Eriksen menegaskan bahwa semua pemain Spurs juga memiliki keinginan untuk melanjutkan kesuksesan yang mereka rasakan sejauh ini. Namun mereka juga mengalami kesulitan untuk memahami apa yang membuat performa mereka menurun dalam beberapa pertandingan terakhir, mulai dari kesulitan untuk mendapatkan keunggulan yang lebih, atau tidak beruntung saat mendapatkan peluang mencetak gol.