Mantan pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, menolak keras keputusan Rossoneri apabila mereka memilih untuk memecat Marco Giampaolo. Menurut Sacchi, Milan tidak menghargai Giampaolo jika memecatnya dalam fase awal musim ini.


Posisi mantan pelatih Sampdoria itu terancam dipecat setelah Milan menelan tiga kekalahan beruntun di Serie A, teranyar kalah 1-3 dari Fiorentina di San Siro - kekalahan keempat dari enam laga yang telah berlangsung.

Marco Giampaolo

Akan tapi menurut Sacchi, eks pelatih Milan medio 1987-1991 dan 1996/97, menilai terlalu cepat saat ini menilai Giampaolo. Sacchi meminta kepada seluruh fans Milan untuk bersabar.

"Memecat Giampaolo akan jadi kesalahan ganda: itu akan jadi kesalahan petinggi klub dan juga kurangnya respek kepada (pelatih) profesional. Kita semua harus bersabar," tutur Sacchi, dikutip dari Calciomercato.


Sacchi juga menganalisis salah satu kesulitan Milan saat ini terjadi karena banyak pemain muda yang belum dewasa (berpengalaman).

"Ada begitu banyak pemain-pemain muda dan mungkin beberapa di antara mereka masih belum dewasa. Giampaolo telah menunjukkan bahwa dia (pelatih) bagus, bahkan dengan tim yang lebih lemah ketimbang Milan. Kita semua harus bersabar, Rossoneri masih tim bagus," pungkas Sacchi.