AC Milan mendapatkan kekalahan dari Fiorentina dengan skor 1-3 di San Siro pada Senin (30/9) dini hari WIB. Hasil ini menjadi kekalahan keempat yang mereka dapatkan dalam kompetisi Serie A 2019/20, dan kekalahan ketiga yang terjadi secara beruntun. Keadaan ini meningkatkan tekanan kepada posisi Marco Giampaolo sebagai pelatih utama klub tersebut.


Giampaolo ditunjuk oleh manajemen Milan untuk menggantikan posisi Gennaro Gattuso yang mengundurkan diri pada akhir musim 2018/19. Beberapa pemain baru didatangkan pada bursa transfer musim panas 2019 untuk menyesuaikan tim dengan rencana sang pelatih baru, tetapi sejauh ini kebijakan itu belum dapat membuahkan hasil yang positif.

Rafael Leao


Direktur Milan, Paolo Maldini, masih merasa yakin dengan keputusan yang mereka ambil sebelum musim baru dimulai, namun ia juga menyoroti kualitas dari permainan timnya sejauh ini. Maldini menganggap bahwa tim yang masih berusia relatif muda mengalami kesulitan untuk menghadapi tekanan yang mereka rasakan.


“Kami memilih Marco Giampaolo sebagai pelatih utama, tentu kami akan membelanya. Kami paham bahwa semua pelatih akan membutuhkan waktu. Kami paham bahwa kami akan menghadapi masalah, walau kami juga tidak menyangka bahwa kami akan mendapatkan empat kekalahan dari enam pertandingan. Milan adalah tim prestisius dengan sejarah yang panjang, tim ini memiliki banyak pemain muda, yang belum dapat menerima perbandingan dengan tim yang sukses di masa lalu,” ucap Paolo Maldini dalam pernyataan yang dikutip dari Football Italia.


Maldini menegaskan bahwa membangun tim muda memiliki risiko untuk menghadapi tekanan seperti ini, tetapi ia juga mengatakan bahwa para pendukung Rossoneri memiliki hak untuk menyampaikan protes atas permasalahan yang dirasakan oleh tim yang mereka dukung saat ini.