Posisi penjaga gawang utama Timnas Jerman sudah diisi oleh Manuel Neuer sejak Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Tetapi penurunan performa yang ditunjukkan oleh Neuer dengan Bayern Munchen dan Die Mannschaft sejak pulih dari cedera pada 2018 silam membuat kelayakannya diragukan.


Pesaing terdekatnya, adalah kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen. Apalagi, mantan pemain Borussia Monchengladbach tersebut sudah tampil konsisten sejak bergabung dengan Barcelona. Dia pun tidak sungkan menyatakan rasa frustrasinya mengenai kesulitannya mendapatkan waktu bermain di Timnas Jerman, yang menyebabkan friksi berkembang antara kedua pihak. 


Seiring dengan hal itu, berikut adalah tiga alasan mengapa Ter Stegen pantas menggantikan posisi Neuer sebagai kiper nomor 1 Timnas Jerman.


  • Inkonsistensi Manuel Neuer

Manuel Neuer

Posisi penjaga gawang memang berbeda dengan yang lainnya di lapangan karena hanya dapat ditempati oleh satu pemain. Keadaan ini membuat konsistensi dari pemain yang mengisi posisi tersebut mendapatkan sorotan yang sangat tinggi, tak terkecuali bagi Timnas Jerman yang menjadi salah satu negara terbesar dalam dunia sepak bola.


Manuel Neuer memang sempat menjadi salah satu yang terbaik pada masa keemasannya. Meraih treble bersama Bayern di tahun 2013, sebelum kemudian menjuarai Piala Dunia Brasil 2014 sebagai puncaknya. Akan tetapi performanya sudah mulai menurun dan terlihat inkonsisten. Memaksakan pemain yang terus mendapatkan tekanan karena inkonsistensinya adalah sesuatu yang berbahaya bagi skuat asuhan Joachim Low tersebut.


  • Mengurangi Pola Pikir Bayern Sentris di Timnas Jerman

Bayern Munchen memang klub terbesar dalam sepak bola Jerman, tetapi keadaan ini tidak dapat digunakan untuk memberikan jaminan kepada pemain dari klub tersebut untuk mendapatkan waktu bermain sebagai pilihan utama. Pada dasarnya pemain yang pantas mendapat waktu bermain seharusnya ditentukan oleh skema permainan pelatih dan performa mereka sepanjang periode seleksi.


Pernyataan presiden Bayern, Uli Hoeness, yang mengancam boikot untuk mengirim pemain dari tim tersebut ke seleksi Timnas Jerman, dapat digunakan oleh Joachim Low untuk mengurangi pola pikir Bayern sentris yang dianggap sering terjadi selama ini.


  • Menghargai Meritokrasi Pemain

Marc-Andre Ter Stegen

Melihat dari sudut pandang Marc-Andre ter Stegen, ia meninggalkan Borussia Monchengladbach untuk bergabung dengan Barcelona pada 2014. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sorotan yang lebih tinggi dan meningkatkan peluangnya menjadi penjaga gawang utama di Timnas Jerman.


Performa konsisten yang ditunjukkannya dengan Azulgrana dalam beberapa tahun terakhir seharusnya membuat Joachim Low memberikan waktu bermain yang lebih dengan negaranya.