Kinerja Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas 2019 mendapatkan sorotan setelah mereka gagal mendatangkan Leroy Sane dari Manchester City dan Callum Hudson-Odoi dari Chelsea, dua pemain incaran utama mereka untuk menggantikan Arjen Robben dan Franck Ribery pada posisi penyerang sayap. Pada akhirnya mereka meminjam Philippe Coutinho dari Barcelona hingga akhir musim 2019/20.


Philippe Coutinho,Joshua Kimmich,Corentin Tolisso,Robert Lewandowski

Coutinho diharapkan dapat memberikan kontribusi secara konsisten untuk memenuhi ambisi tim asuhan Niko Kovac itu mempertahankan gelar juara Bundesliga dan mendapatkan gelar juara Champions League untuk pertama kalinya sejak musim 2012/13.


Namun, Die Roten mendapatkan peringatan dari mantan pemain mereka, Daniel van Buyten, yang menganggap bahwa Coutinho bukan merupakan solusi dari segala permasalahan yang dirasakan oleh tim tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kerja sama dari seluruh pemain dianggap menjadi faktor terpenting untuk menentukan kesuksesan yang dapat mereka raih pada akhir musim.


“Bagi saya, kesuksesan selalu ditentukan dari kerja keras dan kerja sama dari seluruh pemain yang ada di dalam tim. Bayern Munchen memiliki beberapa pemain top seperti Robert Lewandowski, tetapi mereka tidak dapat menganggap bahwa setelah mereka mendatangkan pemain baru seperti Philippe Coutinho permasalahan mereka akan langsung selesai,” ujar Van Buyten dalam wawancara yang dikutip dari Goal.


Van Buyten merasa bahwa peluang bagi Bayern untuk mendapatkan kesuksesan akan terhambat begitu mereka menganggap ada lawan mudah yang dihadapi dan kemudian diremehkan.