​Kompetisi ​Premier League musim 2019/20 memang baru memasuki pekan keenam, namun publik sudah disajikan laga sengit antara dua rival abadi, ​Chelsea  dan ​Liverpool yang digelar di Stamford Bridge, Minggu (22/9).


​The Reds keluar sebagai pemenang setelah sukses mengatasi perlawanan tim tuan rumah dengan skor tipis 2-1, dua gol anak asuh Jurgen Klopp sukses dilesakkan Roberto Firmino dan Trent Alexander-Arnold.


Berikut adalah lima hal yang dapat dilihat dari pertemuan antara ​Chelsea kontra ​Liverpool.


5. Cedera Pemain Menyulitkan Permainan Chelsea

Sadio Mane,Andreas Christensen

Selain embargo transfer, cedera pemain menjadi permasalahan yang dihadapi ​Chelsea pada musim 2019/20, setelah sebelumnya menerima kabar baik soal pulihnya Callum Hudson-Odoi dan Reece James, ​The Blues kemudian juga bisa menurunkan Emerson Palmieri yang di dua laga sebelumnya absen karena cedera.


Sayang, sepertinya kondisi pemain asal Italia itu belum 100 persen fit hingga akhirnya Lampard sudah harus melakukan pergantian pemain di menit ke-16. Keberuntungan nampaknya juga belum berpihak pada tuan rumah karena Andreas Christensen juga mengalami cedera dan akhirnya digantikan Kurt Zouma.


Hilangnya dua pemain utama, terlebih di lini pertahanan jelas menyulitkan permainan The Blues, walau mereka tampil lebih baik di paruh kedua, akhirnya anak asuh Frank Lampard hanya bisa membalas satu gol melalui N'golo Kante dan laga usai dengan skor 2-1 untuk keunggulan ​The Reds.


4. Kado Manis Laga ke-150 Jurgen Klopp di Kompetisi Premier League

Jurgen Klopp

Sejak bermain di bawah arahan Jurgen Klopp pada tahun 2015 silam, ​Liverpool memang kembali menjelma jadi salah satu klub unggulan dan disegani, mereka pun akhirnya berhasil meraih trofi perdana di musim 2018/19, yakni​ Champions League.


Tak terasa, laga kontra ​Chelsea ini pun menjadi pertandingan ke-150 Klopp di kompetisi ​Premier League, manajer asal Jerman itu pun sudah mempersembahkan 91 kemenangan bagi klub yang bermarkas di Anfield tersebut.


Jumlah kemenangan terbanyak dalam 150 laga masih dipegang Jose Mourinho yang sukses mencatatkan 105 kemenangan.


3. Lampard Sudah Harus Pinggirkan Willian dan Mainkan Christian Pulisic

Christian Pulisic

Di musim 2019/20, Frank Lampard memang memberikan kesempatan bermain untuk para pemain muda, sayang hal tersebut sepertinya tidak berlaku untuk salah satu pemain anyar mereka, Christian Pulisic.


Sempat menjadi pilihan utama di pekan-pekan awal, pemain berusia 21 tahun itu tergeser Willian, namun pemain asal Brasil itu juga gagal membayar kepercayaan yang sudah diberikan tim pelatih.


Bahkan dalam beberapa kesempatan pemain berusia 31 tahun itu terlihat membuang banyak peluang dan cenderung egois saat berada di lapangan, bahkan menghambat permainan apik yang sudah ditampilkan rekan setimnya yang lain.


Jika melihat fakta di atas, nampaknya kini sudah waktunya bagi Lampard untuk mulai memberikan kesempatan bermain bagi Pulisic.


2. Skema Bola Mati Jadi Titik Lemah The Blues

Roberto Firmino

Lini pertahanan jelas masih menjadi masalah utama ​The Blues di musim 2019/20, bahkan Kepa Arrizabalaga masih belum dapat mencatatkan clean sheet dan sudah 13 kali memungut bola dari gawangnya.


Skema bola mati nampaknya memang menjadi titik lemah anak asuh Frank Lampard dalam peratndingan ini, dua gol yang dilesakkan tim tamu berasal dari tendangan bebas dan pojok. 


Sebagai tambahan informasi, kini klub yang bermarkas di Anfield itu juga sudah mencetak total 34 gol dari skema bola mati sejak awal musim 2018/19.


1. Liverpool Perpanjang Status Belum Terkalahkan

FBL-ENG-PR-CHELSEA-LIVERPOOL

Performa apik yang diperlihatkan ​Liverpool di awal musim 2019/20 memang sangat menyita perhatian, mereka terus tampil konsisten dan terus meraih kemenangan.


Kekalahan kontra Napoli di babak fase grup ​Champions League benar-benar tidak memengaruhi performa Sadio Mane dkk, mereka juga sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan sekaligus memantapkan diri di puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin.


Sebagai tambahan, ​Liverpool juga menjadi tim pertama yang sukses memenangkan enam laga beruntun dalam dua musim terakhir.