Matchday Enam Premier League

Arsenal 3-2 Aston Villa

Emirates Stadium


Arsenal akhirnya kembali ke laju kemenangan setelah melalui tiga laga beruntun di Premier League tanpa pernah menang. Kemenangan itu diraih saat menjamu Aston Villa di Emirates Stadium, Minggu (22/9) malam WIB.


The Gunners menang 3-2 melalui tiga gol yang dicetak Nicolas Pepe (penalti menit 59'), Calum Chambers (81'), dan Pierre-Emerick Aubameyang (84'). Sementara dua gol Villa lahir dari gol John McGinn (20') dan Wesley (60').


Kemenangan ini semakin terasa spesial karena Arsenal bermain dengan 10 pemain sejak menit 41, sebab Ainsley Maitland-Niles menerima kartu kuning kedua. Berikut rating pemain Arsenal asuhan Unai Emery saat melawan Villa besutan Dean Smith


Kiper dan Lini Belakang

Bernd Leno

Bernd Leno (5/10): Pertahanan kacau dan Leno tidak banyak berteriak memberi komando. Selain itu, kiper asal Jerman seharusnya bisa bergerak lebih cepat ketika bola masuk ke areanya sebelum dikonversi jadi gol oleh McGinn dan Wesley.


Ainsley Maitland-Niles (4/10): Bermain di luar posisi terbaiknya selama sembilan bulan dan Maitland-Niles kembali menunjukkan kelemahannya dalam membantu tim bertahan. Dibuat kesulitan oleh Anwar Al Ghazi dan menerima kartu merah di menit 41.


Sokratis (5/10): Tidak terlalu meyakinkan di lini belakang Arsenal. Sokratis juga gagal mengordinasi pertahanan hingga dibuat McGinn dan Wesley bisa mencetak gol.

FBL-ENG-PR-ARSENAL-ASTON VILLA

David Luiz (4/10): Kali ini memang tidak memberikan hadiah penalti untuk lawan. Namun, David Luiz tetap teledor ketika bertahan dan itu bisa dilihat dari caranya menjaga Wesley, pencetak gol kedua Villa.


Sead Kolasinac (4/10): Harus lebih cermat ketika memutuskan untuk membantu serangan (overlap). Pasalnya, Kolasinac sering lupa bertahan ketika Villa melancarkan serangan balik.


Lini Tengah

Matteo Guendouzi,Ahmed El Mohamady

Granit Xhaka (5/10): Disiuli fans ketika digantikan oleh Joe Willock. Xhaka menerima kartu kuning dan tidak banyak berkontribusi ketika bertahan, meski operan-operan bolanya menjaga dominasi Arsenal di lini tengah.


Matteo Guendouzi (8/10): Menebus kegagalannya menjaga McGinn dengan penampilan hebat di babak dua. Memicu penalti untuk Arsenal dan memberikan assist untuk gol Chambers.


Nicolas Pepe (7/10): Mulai menyatu dengan permainan Arsenal. Pepe konstan menguji Neil Taylor, bek kiri Villa, mencetak gol dan di akhir laga jadi yang paling banyak di Arsenal dari segi: operan kunci, sepakan tepat sasaran, keberhasilan mendribel bola.


Dani Ceballos (6/10): Mentalitas juara dari Real Madrid dibawa Ceballos ke Arsenal. Meski dalam kondisi tertinggal, Ceballos selalu meminta bola kepada rekan setim untuk memulai serangan Arsenal.

Bukayo Saka

Bukayo Saka (7/10): Pemain terbaik Arsenal di babak pertama. Bahkan di saat rekan setimnya tidak bisa mengikuti ritme bermainnya, Saka tetap tampil bagus. Fans bertanya-tanya mengapa ia diganti di babak kedua (meski akhirnya Chambers mencetak gol).


Lini Depan

Pierre-Emerick Aubameyang,Tyrone Mings

Pierre-Emerick Aubameyang (6/10): Bek Villa, Tyrone Mings, benar-benar sukses mematikan top skor Arsenal ini. Aubameyang juga jarang mendapatkan suplai bola. Tapi, ketika dibutuhkan, striker asal Gabon mencetak gol fantastis dari tendangan bebas dan menentukan kemenangan Arsenal.


Pemain Pengganti

Calum Chambers

Calum Chambers (6/10): Memberikan stabilitas di sisi kanan pertahanan Arsenal dan mencetak gol penyama kedudukan yang krusial dalam comebak tim.


Joe Willock (6/10): Memberikan enerji bermain yang tidak diberikan Xhaka. Willock tidak ragu naik membantu serangan dan menghidupkan lini kedua Arsenal.


Lucas Torreira (6/10): Lini tengah Arsenal aman ketika gelandang petarung asal Uruguay bermain. Torreira menjaga kekuatan lini kedua Arsenal dengan baik di babak kedua.