​​Barcelona harus pulang dengan kepala tertunduk saat menyambangi Nuevo Estadio de los Carmenes, markas Granada dalam lanjutan pertandingan pekan kelima La Liga, Minggu (22/9) dini hari WIB. Secara tak terduga, ​Luis Suarez dkk takluk 2-0 melalui gol Ramon Azeez dan penalti Alvaro Vadillo.


Kekalahan kontra Granada tentu bukanlah hal yang bagus bagi juara bertahan ​La Liga tersebut, pasalnya mereka masih belum bisa keluar dari tren buruk dan menjadi kekalahan kedua di musim 2019/20. Kini ​Lionel Messi dkk pun berada di posisi tujuh klasemen sementara.

Menanggapi hasil buruk yang kembali harus diterima timnya, Ernesto Valverde selaku manajer pun akhirnya buka suara sekaligus mengakui bahwa dirinya adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas hal ini.


"Pada akhirnya, aktor dari pertandingan ini adalah para pemain, sementara pelatih menjadi pihak yang paling bertanggung jawab. Saya merasa sangat bertanggung jawab atas apa yang terjadi," ujar Valverde seperti dilansir ​Goal.


"Ya, Anda bisa menelan kekalahan, tetapi saat hal tersebut terjadi, Anda juga harus layak untuk meraih kemenangan--kami tidak layak mendapatkannya dalam pertandingan ini. Kami sudah empat kali meraih hasil tak maksimal di luar kandang, itu adalah pertanda bahwa kondisi tim memang tidak terlalu baik," tambahnya.

Sebagai tambahan informasi, kekalahan atas Granada juga menjadi start terburuk ​Blaugrana dalam 25 terakhir. Saat itu mereka juga hanya memenangkan dua dari lima pertandingan awal.


Menutup pembicaraan, Valverde pun mengakui jika Granada memang tampil lebih baik dalam pertandingan ini.


"Kami tidak mampu tampil maksimal. Ya, ​Barcelona memang mendominasi tetapi tidak bisa memanfaatkan peluang gol, terlebih tim tuan rumah juga berhasil membuka keunggulan terlebih dulu. Mereka adalah tim yang kuat, intens dan berhasil membuat kami kesulitan," urainya.