​​Real Madrid menjadi salah satu tim yang dihadapkan pada ekspektasi tinggi di musim 2019/20, hal itu pun rasanya memang tak mengejutkan, pasalnya mereka kembali bermain di bawah arahan Zinedine Zidane dan menghabiskan dana yang diperkirakan mencapai 300 juta euro untuk mendatangkan pemain baru.


Sayang, penampilan klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu masih jauh dari kata memuaskan, mereka bahkan baru mencatatkan dua kemenangan di musim ini dan terakhir juga takluk 3-0 dari Paris Saint-Germain di laga perdana babak fase grup​ Champions League, Kamis (19/9) dini hari WIB.


Situasi ini membuat posisi Zinedine Zidane sebagai manajer dikabarkan mulai tidak aman dan menjadi sorotan tajam. Kabar terakhir menyebutkan jika para petinggi ​Los Blancos sudah mulai memikirkan siapa sosok yang akan menjadi suksesornya andai pria asal Prancis itu dipecat.

Salah satu nama yang terus dikabarkan akan segera merapat ke Santiago Bernabeu adalah Jose Mourinho. Namun pria asal Portugal itu langsung menepis kabar tersebut.


"Saya tidak ingin kembali ke ​Real Madrid karena mereka masih memiliki manajer. Saya tidak bisa menukangi sebuah tim yang masih memiliki manajer," tegas Mourinho seperti dilansir ​Mirror.


"Zidane bekerja di dunia sepakbola sepanjang hidupnya. Akan selalu ada rumor yang menyertakan nama saya di dalamnya. Saya benar-benar sangat tidak suka dengan hal itu. Ada banyak masalah yang terjadi, tetapi terkadang rasa hormat menjadi hal yang terlupakan," tambah pria yang sempat menukangi ​Chelsea tersebut.

Menutup pembicaraan, Mourinho pun mengakui bahwa dirinya tak ingin terburu-buru kembali ke dunia manajerial.


"Kembali ke dunia manajerial pasti akan terjadi andai waktunya sudah tepat. Di hari Minggu saya akan menjadi pandit untuk pertandingan ​Chelsea melawan​ Liverpool. Saya menyukainya karena bisa memberikan perspektif berbeda jika dibandingkan saat masih berada di kursi kepelatihan. Kini saya juga tengah mempelajari bahasa Jerman yang akan menjadi bahasa keenam yang saya kuasai," tutupnya.