​Di musim 2013/14 lalu, ​Liverpool  asuhan Brendan Rodgers terlihat tampak positif untuk bisa meraih gelar juara ​Premier League  untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Kendati demikian, performa The Reds pada akhir musim justru merosot tajam.


Bahkan, insidennya terpleset Steven Gerrard saat menghadapi ​Chelsea yang berakhir dengan kekalahan, menjadi penyebab mengapa klub yang bermarkas di Anfield Stadium tersebut harus merelakan gelar ke tangan ​Manchester City.


Walau begitu, legenda The Reds, Jamie Carragher mempunyai tanggapan lain. Bek yang memperkuat Liverpool di medio 1996-2013, menyatakan jika absennya Luis Suarez usai mengigit mantan bek Chelsea, Branislav Ivanovic, menjadi penyebab utama. Sebagaimana diketahui, insiden tersebut membuat Suarez harus absen di lima laga perdana The Reds.


“Suarez dilarang bermain sekitar lima sampai enam pertandingan. Itu tampaknya yang membuat Liverpool gagal menjuarai Premier League," ujar Carragher dikutip dari ​Goal.


"Menurut saya, dirinya adalah pemain terbaik di Premier League, karena selalu mencetak gol di setiap laga. Di empat laga pembuka, dia tidak bermain. Liverpool kalah 0-1 dari Southampton dan bermain imbang di Swansea. Mereka kehilangan lima poin."


Pada musim tersebut, Suarez memang tampil apik di lini serang The Reds. Bagaimana tidak, pemain berpaspor Uruguay itu mampu mencetak 31 gol dan membuatnya meraih penghargaan individu, Golden Boot.


Hal itu juga yang membuat Barcelona akhirnya mendatangkannya pada jendela transfer musim panas 2015 lalu.