Perjalanan Martin Odegaard sebagai seorang pemain sepak bola profesional mendapatkan sorotan yang tinggi ketika ia bergabung dengan Real Madrid pada 2015, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Ekspektasi tinggi diberikan kepada pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu, sesuatu yang membuatnya merasakan beban tinggi pada usia yang sangat muda.


Odegaard menghabiskan dua musim terakhir sebagai pemain pinjaman di Belanda dengan Heerenveen dan Vitesse Arnhem. Kini pemain asal Norwegia itu kembali ke Spanyol untuk membela Real Sociedad setelah dipinjamkan oleh Los Blancos pada bursa transfer musim panas 2019.

Martin Odegaard,Renan Lodi


Setelah menjadi salah satu pemain kunci bagi La Real, Odegaard menjelaskan alasannya menolak kemungkinan untuk bersaing dengan pemain lain di Madrid. Pemain berusia 20 tahun itu merasa bahwa mendapatkan waktu bermain sebanyak mungkin menjadi hal yang paling penting bagi perkembangannya saat ini.


“Saya merasa nyaman di Real Sociedad. Pada akhir musim lalu, saya merasa kembali ke Real Madrid bukan langkah yang tepat. Bagi pemain-pemain muda, dan saya saat ini, mendapatkan waktu bermain sebanyak mungkin adalah sesuatu yang sangat penting. Menurut saya itu akan sulit didapatkan di Madrid. Ada banyak pemain berkualitas tinggi yang membuat persaingan menjadi sangat ketat,” ujar Martin Odegaard dalam wawancara yang dikutip dari AS.


Odegaard merasa bahwa Madrid juga memiliki pola pikir yang sama dengannya bahwa hal terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah untuk pindah sebagai pemain pinjaman, faktor yang membuat kesepakatan dengan Real Sociedad dapat tercapai dalam waktu yang cepat.