​​Tim nasional Indonesia masih tanpa kemenangan di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, pasca harus mengakui keunggulan Malaysia di laga pembuka, kali ini ​Stefano Lilipaly dan kawan-kawan kembali menelan kekalahan saat menjamu salah satu rival terkuatnya, Thailand dengan skor telak 3-0, Selasa (10/9).


Bermain di hadapan pendukung sendiri, Indonesia sempat berhasil bermain imbang tanpa gol di babak pertama, namun di paruh kedua skuat asuhan Akira Nishino berhasil mencetak tiga gol melalui penalti Theerathon Bunmathan dan dua gol Supachok Sarachat di menit ke-55 dan 73.


Hasil negatif yang didapat Garuda tentu membuat performa para pemain menjadi sorotan tajam, terlebih kiper utama tim, Andritany Ardhiyasa yang dalam dua pertandingan terakhir sudah kebobolan enam gol. Bahkan para penggemar yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga mencemooh pemain berusia 27 tahun tersebut.

Cemoohan terhadap Andritany tentu saja akhirnya sampai ke telinga Simon McMenemy selaku pelatih timnas. Dia mengecam aksi yang dilakukan segelintir suporter dan menilai jika kiper Persija Jakarta tersebut tak layak untuk mendapat cemoohan, terlebih dari pendukung sendiri.


"Kami semua berada dalam tekanan dan bukan hanya Andritany. Timnas Indonesia mewakili 250 juta orang di negara ini. Andritany adalah kiper Persija Jakarta dan sudah terbiasa bermain dalam stadion yang penuh sesak oleh penonton," ujar McMenemy seperti dilansir ​Goal Indonesia.


"Kiper merupakan posisi yang sulit dalam sepakbola. Mereka selalu berada di ujung tanduk dan terkadang bisa jadi pahlawan atau langsung menjadi kambing hitam. Saya rasa para penggemar tak selayaknya mencemooh Andritany," tambahnya.

Kekalahan atas Thailand membuat tugas Indonesia untuk lolos kualifikasi Piala Dunia 2020 semakin berat, setelah pertandingan ini mereka akan langsung menantang salah satu tim unggulan lainnya, Uni Emirat Arab, 10 Oktober mendatang.