Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menilai kekalahan timnya terjadi karena kebimbangan timnya di tengah bursa transfer musim panas. Pochettino mengutarakannya usai kekalahan 0-1 Tottenham dari Newcastle United.

Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (25/8) malam WIB, dalam lanjutan pekan tiga Premier League, tuan rumah kalah melalui gol yang dicetak Joelinton di menit 27. Tottenham mendominasi penguasaan bola sebesar 80 persen, tapi hanya melepaskan dua tendangan tepat sasaran.


Pochettino melihat skuatnya tidak fokus bermain karena bursa transfer masih dibuka di Eropa. Salah satu pemain yang berpeluang hengkang adalah Christian Eriksen.

"Saya tak bisa mencari alasan karena bursa transfer dibuka. Ini tidak membenarkan performa hari ini atau hasil akhir. Tapi, kami punya skuat yang bimbang karena alasan berbeda dan situasi personal yang berbeda," tutur Pochettino di Sky Sports.


"Tentu saja, saya akan lebih bahagia lagi dalam waktu 10 hari setelah (laga melawan) Arsenal ketika bursa transfer ditutup dan kami tahu pemain yang kami miliki hingga (bursa transfer) dibuka lagi Januari."


Pochettino juga membantah alasannya mencadangkan Eriksen karena spekulasi transfer tersebut. Menurutnya, kekalahan dari Newcastle tidak ada kaitannya dengan bermain atau tidaknya gelandang asal Denmark itu.

"Saya telah katakan sebelumnya, ketika Anda kalah, pemain-pemain selalu tidak tampil bagus. Saya menerima itu," tambah Pochettino.


"Dengan atau tanpa Christian, kami kalah dan memenangi banyak laga. Jika hari ini hasilnya 3-0 maka kita tidak sedang membicarakan hal-hal atau nama, jika tidak, tentu saja pemain yang tidak bermain sebaiknya bermain," urainya.