​​Manchester United harus puas membawa pulang satu angka saat bertandang ke Molineux Stadium, markas Wolverhampton Wanderers di pekan kedua ​Premier League, Selasa (19/8) dini hari WIB.


Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer berhasil membuka keunggulan melalui Anthony Martial di menit ke-27, namun di babak kedua Wolves mengambil alih permainan hingga akhirnya bisa menyamakan kedudukan lewat Ruben Neves di menit ke-55.


​The Red Devils sebenarnya bisa kembali unggul pasca wasit pemimpin pertandingan memberikan hadiah penalti setelah ​Paul Pogba dilanggar Connor Coady pada menit ke-68, sayang sepakan pemain asal Prancis tersebut mampu diblok Rui Patricio dan l​aga pun usai dengan skor imbang 1-1.

Kegagalan ​Pogba mengeksekusi penalti langsung membuatnya menjadi sasaran kritik, publik merasa kesal sekaligus bingung mengapa bukan Rashford yang jadi eksekutor--sama seperti saat melawan​ Chelsea, terlebih sebelum penalti dilakukan, keduanya sempat berdiskusi terlebih dulu.


Tak mau permasalahan ini semakin panjang dan berlarut-larut, Marcus Rashford pun buka suara. Pemain berusia 21 tahun tersebut enggan menyalahkan ​Pogba dan bahkan memberikan dukungan dan pembelaan untuk rekan setimnya.


"Sederhana saja,​ Paul Pogba ingin mengeksekusi penalti tersebut. Semua orang bisa gagal saat melakukan penalti, sebelumnya dia sudah mencetak banyak gol dari titik putih dan sepertinya normal salah satu di antaranya gagal," ujar Rashford seperti dilansir ​Telegraph.


"Sangat sederhana. Jika Anda ingin mengambil penalti tersebut, ambilah. Minggu lalu saya sudah melakukannya, jadi tidak masalah jika kali ini ​Pogba ingin menjadi eksekutor," tambahnya.

Hasil imbang kontra Wolves membuat​ The Red Devils kini menempati posisi empat klasemen sementara dengan koleksi empat poin.


Menutup pembicaraan, Rashford pun kembali menegaskan bahwa satu poin yang dibawa pulang timnya dalam pertandingan ini bukanlah salah ​Pogba.


"Ya, memang sangat disayangkan​ Pogba gagal mencetak gol, tetapi itulah sepakbola. Rasa percaya diri saat Anda yakin bakal mencatatkan nama di papan skor akan selalu sama. Kami berlatih setiap saat dan berhasil mencetak gol," lanjutnya.


"Kami memutuskan siapa yang akan menjadi eksekutor. Tidak ada alasan mengapa kita tidak harus mencetak gol. Ini bukan menjadi tanggung jawab​ Pogba, namun juga tim secara keseluruhan," urai Rashford.