​Jose Mourinho masih belum menentukan pilihan akan melatih klub apa pasca meninggalkan ​Manchester United pada Desember 2018 lalu, namun hampir tiga musim menukangi The Red Devils, dia sepertinya banyak memiliki masalah dengan rekan seprofesinya yang lain.


Selain sempat terlibat dengan Antonio Conte yang kala itu masih menukangi​ Chelsea, pria asal Portugal itu juga sempat memberikan komentar bahwa Frank de Boer merupakan manajer terburuk di dunia pasca dipecat Crystal Palace pada musim 2016/17--hanya sampai pekan kelima kompetisi.


Perseteruan terus berlanjut setelah De Boer memberikan kritik soal sikap Mourinho pada Marcus Rashford, bahkan pria asal Belanda itu juga sangat menyayangkan jika pemain potensial seperti Rashford harus bermain di bawah arahan pelatih seperti pria yang kini berusia 56 tahun itu.

Belum usai, kini sebuah komentar mengejutkan kembali disampaikan Frank de Boer, menurutnya Mourinho saat ini tengah mendapatkan karma pasca menilai dirinya sebagai manajer terburuk di dunia, mengingat hingga saat ini eks manajer ​Real Madrid itu belum juga mendapatkan pekerjaan anyar.


"Saat itu, Jose Mourinho bisa mengatakan hal tersebut (menyatakan bahwa Frank De Boer merupakan manajer terburuk di dunia) karena catatan saya bersama Crystal Palace memang sangat buruk," ujar De Boer seperti dilaporkan ​Goal.


"Sepertinya saya tidak perlu menggubris apa yang dia katakan, tetapi karma saat ini tengah menyerang balik Jose Mourinho," tambah pria yang sempat menukangi Ajax Amsterdam tersebut.

Catatan karier Frank de Boer di dunia manajerial memang tidak sebagus Mourinho, bahkan sebelum meninggalkan Selhurst Park, dia juga hanya menukangi I​nter Milan selama 85 hari sebelum akhirnya digantikan oleh Stefano Pioli pada November 2016 silam.


Saat ini pria berusia 49 tahun itu tengah menjalani tugas baru sebagai manajer tim Major League Soccer, Atlanta United sejak 2018 lalu.