Komite disiplin asosiasi sepak bola dunia, FIFA, telah resmi mengambil keputusan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh juara Premier League, Manchester City, dalam rekrutmen pemain-pemain luar Eropa yang berusia di bawah 18 tahun. Tim yang bermarkas di Etihad Stadium itu terbukti bersalah setelah melanggar peraturan FIFA terkait kebijakan rekrutmen pemain.


Komite disiplin FIFA telah memberikan sanksi berupa denda sebesar 315 ribu pound kepada Manchester City terkait pelanggaran yang mereka lakukan. Sanksi ini berbeda jauh dengan Chelsea yang melanggar aturan serupa, tetapi mendapatkan sanksi berupa embargo transfer dalam dua bursa transfer (musim panas 2019 dan musim dingin 2020).


“Komite disiplin FIFA telah memberikan sanksi kepada Manchester City terkait pelanggaran aturan mengenai rekrutmen dan registrasi pemain-pemain di bawah usia 18 tahun. Manchester City terbukti melanggar beberapa peraturan, salah satu di antaranya adalah pasal 19 terkait status kepindahan pemain. Komite disiplin mempertimbangkan fakta bahwa Manchester City mengakui kesalahan mereka dan memberikan sanksi berupa denda sebesar 315 ribu pound,” tulis pernyataan FIFA yang dikutip dari BBC.  


City hanya mendapatkan sanksi berupa denda karena mengakui kesalahan yang telah mereka lakukan, berbeda dengan Chelsea yang tidak menerima keputusan dari komite disiplin FIFA dan dua kali mengajukan banding.