Liverpool, untuk kali pertama sejak 2005, akan bermain di ajang UEFA Super Cup. Pada edisi tahun ini, The Reds akan menghadapi Chelsea di Vodafone Arena, Kamis (15/8) pukul 02.00 dini hari WIB. Liverpool merupakan juara bertahan Champions League.


14 tahun berlalu sejak terakhir Liverpool bermain di UEFA Super Cup dan kala itu menghadapi klub Rusia, CSKA Moscow. Liverpool asuhan Rafael Benitez menang telak 3-1 di Stade Louis II, Monaco, melalui dua gol Djibril Cisse (82' dan 103') dan Luis Garcia (109').


Lantas, siapa saja starting eleven Liverpool di tahun 2005? Bagaimana nasib mereka saat ini? Berikut ulasan lengkapnya.


1. Pepe Reina - Kiper

Jose Manuel Reina

Masih aktif bermain sampai saat ini. Petualangannya berlanjut di Napoli, Bayern Munchen, dan kini bersama AC Milan pasca meninggalkan Liverpool di tahun 2014. Pepe Reina sudah berusia 36 tahun dan sekarang jadi mentor bagi kiper muda Rossoneri, Gianluigi Donnarumma.


2. Josemi - Bek Kanan

Josemi

Mantan bek kanan Liverpool hanya dua tahun bermain di Anfield (2004-2006). Kendati demikian, Josemi cukup beruntung ada dalam skuat juara Champions League 2005.


Pasca meninggalkan Liverpool, karier produk akademi Torremolinos meredup dengan Villarreal, Mallorca, Iraklis, dan sempat bermain di India dengan Atletico Kolkata. Tidak jelas profesinya saat ini. Tapi pada Februari 2017 Josemi kembali ke Malaga sebagai delegasi pertandingan.


3. Jamie Carragher - Bek Tengah

Jamie Carragher,Daniel Carvalho

Jelas untuk nama yang satu ini pecinta sepak bola Inggris tidak akan luput melihatnya. Jamie Carragher, bersama Gary Neville, merupakan pandit sepak bola Sky Sports. Profesi itu sudah digelutinya sejak 2014.


Carragher hanya menghabiskan sepanjang karier profesionalnya untuk Liverpool dari tahun 1988 (akademi) hingga 2013.


4. Sami Hyypia - Bek Tengah

Djibril Cisse,Sami Hyypia

Perjudian Liverpool ketika merekrut Sami Hyypia dari Willem II pada 1999 berakhir sukses. Bek tengah asal Finlandia jadi palang pintu tangguh Liverpool hingga tahun 2009 sebelum hengkang ke Bayer Leverkusen.


Hyypia terkenal dengan ketangguhannya ketika menghadapi lawan, duel udara berebut bola, dan membaca permainan. Pasca pensiun bermain sepak bola, Hyppia banting setir ke dunia kepelatihan. Dia sempat melatih Bayer Leverkusen, Brighton & Hove Albion, FC Zurich, dan tidak lagi melatih klub sejak 2016.


5. John Arne Riise - Bek Kiri

Steven Gerrard,John Arne Riise

Real Madrid punya Roberto Carlos, Liverpool punya John Arne Riise. Bek kiri asal Norwegia terkenal dengan tendangan kencang dan berkaki kidal - seperti Carlos.


Riise bermain selama tujuh tahun di Liverpool (2001-2008). Pasca membela Liverpool, Riise sempat memperkuat Fulham, APOEL, Rollon, sebelum pensiun pada 2017. Kini, Riise menjadi Direktur Olahraga klub Malta, Birkirkara.


6. Dietmar Hamann - Gelandang Bertahan

Evgeny Aldonin,Dietmar Hamann

Mantan gelandang bertahan asal Jerman bermain di Liverpool pada periode 1999-2006 setelah sebelumnya membela Bayern Munchen dan Newcastle United. Dietmar Hamann gelandang bertahan yang dapat diandalkan dalam melapis lini belakang.


Hamann memperkuat Bolton Wanderers, Manchester City, dan Milton Keynes Dons usai membela Liverpool. Usai pensiun, Hamann cukup sibuk menjadi pelatih dan belakangan ini sempat terlihat menjadi pemerhati sepak bola di layar kaca.


7. Steve Finnan - Gelandang Sayap Kanan

Steve Finnan,Asier Del Horno

Pemain serba bisa yang dapat diandalkan sebagai bek kanan, kiri, hingga gelandang sayap. Kala melawan CSKA Moscow, Benitez menjadikannya gelandang sayap kanan dalam taktik 4-1-3-2. Steve Finnan tipikal pemain yang selalu siap bermain ketika dibutuhkan pelatih.


Diboyong dari Fulham pada 2003, Finnan bermain selama lima tahun di Liverpool sebelum membela Espanyol dan pensiun dengan Portsmouth di tahun 2010. Finnal tak punya aktivitas khusus, tapi, pada 2015 dia hidup di London dan bekerja sebagai pengembang properti.


8. Xabi Alonso - Gelandang Tengah

Xabi Alonso,Evgeny Aldonin

Gelandang tengah yang kemudian menyempurnakan permainannya sebagai deep-lying playmaker pada posisi gelandang bertahan. Xabi Alonso pernah bermain di Real Sociedad (2000-2004), Eibar (2000-01), Liverpool (2004-2009), Real Madrid (2009-2014), dan Bayern Munchen (2014-2017).


Perjalanan kariernya dihiasi gelimang trofi, baik di level klub atau internasional. Saat ini, Alonso tengah menekuni karier sebagai pelatih dan melatih Real Sociedad B.


9. Boudewijn Zenden - Gelandang Sayap Kiri

Moscow's defender Vasiliy Berezutskiy (L

Posisinya gelandang tapi juga bisa berperan sebagai penyerang sayap. Boudewijn Zenden memperkuat Liverpool di usia senja setelah sempat bermain di PSV Eindhoven, Barcelona, Chelsea, dan Middlesbrough. Zenden pensiun pada 2011 dengan Sunderland.


Sama seperti Alonso, Zenden juga menekuni karier pelatih. Tapi, lelaki asal Belanda berusia 42 tahun baru menjadi asisten manajer di Chelsea (2012-13) dan Jong PSV (2013-2015).


10. Luis Garcia - Penyerang

Luis Garcia,Igor Akinfeev

Biasanya di bawah asuhan Benitez, Luis Garcia diberi peran striker kedua di belakang penyerang utama, meski posisi aslinya penyerang sayap atau gelandang serang. Liverpool (2004-2007) jadi klub keenam yang dibela Garcia yang sebelumnya memperkuat Barcelona, Real Valladolid, Toledo, Tenerife, Atletico Madrid.


Produk La Masia pensiun pada 2016 di klub Australia, Central Coast Mariners. Garcia tak punya aktivitas tertentu dan kebanyakan terlihat diwawancarai untuk dimintai pendapat sebagai pengamat sepak bola. Garcia menjadi pandit beIN Sports pada Euro 2016.


11. Fernando Morientes - Penyerang

Fernando Morientes

Mantan striker tajam Real Madrid, AS Monaco, dan Liverpool. Fernando Morientes hanya setahun membela Liverpool (2015-16). Tapi, setahun itu sudah cukup baginya membantu tim meraih titel FA Cup dan UEFA Super Cup.


Pasca membela Liverpool, Morientes bermain untuk Valencia dan pensiun pada 2010 dengan Olympique Marseille. Morientes sempat memperkuat tim kecil Spanyol pada 2015, Santa Ana.


Morientes juga banting setir jadi pelatih. Dia sempat melatih tim muda Huracan, Real Madrid, dan Fuenlabrada. Sejak 2016, nama Morientes jarang terdengar pada aktivitas tertentu.


Pemain Cadangan: Scott Carson, Stephen Warnock, Mohamed Sissoko, Djibril Cisse, Florent Sinama Pongolle