Liga-liga top Eropa akan segera memulai musim 2019/20 pada bulan Agustus ini. Premier League akan menjadi yang pertama. Kiprah pemain-pemain muda yang tampil bagus di pramusim pun akan dinanti oleh fans masing-masing klub.


Kendati demikian, jangan berharap banyak jika para pemain muda tersebut bisa tampil reguler dengan klubnya masing-masing. Mereka juga berpotensi kesulitan menembus tim utama karena ketatnya persaingan. Berikut pemain-pemain tersebut:


1. Harry Wilson

FBL-FRIENDLY-BORUSSIA-LIVERPOOL

Dilema besar dihadapkan pada Jurgen Klopp dan Liverpool kepada penyerang sayap berusia 22 tahun, Harry Wilson. Tampil bagus musim lalu ketika dipinjamkan ke Derby County, Wilson juga mengesankan Klopp dan fans di pramusim.


Wilson layak dicoba lebih banyak dimainkan Klopp di musim 2019/20. Tapi, hal itu belum tentu dirasakannya, mengingat ketatnya persaingan di lini depan Liverpool dengan adanya Sadio Mane, Mohamed Salah, hingga Xherdan Shaqiri. Bisa-bisa Wilson kembali dipinjamkan ke klub lain.


2. Phil Foden

Phil Foden

Pemain ini cukup sabar menanti kans bermain reguler di tengah koleksi bintang Manchester City. Di kala teman segenerasinya, Jadon Sancho dan Brahim Diaz, pindah ke klub lain demi jam bermain, Phil Foden tetap bertahan di Etihad Stadium.


Foden sudah dua tahun (dari 2017) bermain di tim utama. Namun, gelandang berusia 19 tahun masih jarang mendapatkan menit bermain. Dia sendiri sejatinya disiapkan untuk jadi suksesor David Silva yang hengkang di akhir musim 2019/20.


3. Takefusa Kubo

Takefusa Kubo

Keberadaannya di Real Madrid memang meningkatkan jumlah fans klub di Jepang. Zinedine Zidane dan rekan setim Takefusa Kubo di Madrid juga mengaguminya. Tapi, gelandang serang berusia 18 tahun diprediksi tak akan langsung masuk ke skuat utama Madrid.


Berbeda dari Vinicius Junior yang musim lalu dimainkan di tim utama karena tim dalam kondisi krisis, musim ini klub sudah membeli banyak pemain. Kubo paling tidak akan memulai musim nanti dari Real Madrid B.


4. Fikayo Tomori

Yakou Meite,Fikayo Tomori

Bek berusia 21 tahun ini telah kembali dari masa pinjamannya di Derby County. Tapi, nasibnya diyakini berbeda dari Mason Mount yang dipercaya tampil oleh Frank Lampard di Chelsea. Persaingan di lini belakang The Blues cukup ketat dan Tomori kemungkinan besar dipinjamkan ke klub lain.


5. Jann-Fiete Arp

Nabil Dirar,Jann-Fiete Arp,Diego Reyes

Baru berusia 19 tahun dan baru tiba dari Hamburger SV. Jann-Fiete Arp bisa jadi investasi Bayern Munchen dalam mempersiapkan suksesor Robert Lewandowski. Dia belum tentu akan langsung bermain di tim utama Bayern musim ini, mengingat keberadaa Robert Lewandowski dan Thomas Muller masih sulit digeser.


6. Mason Greenwood

Manchester United v FC Internazionale - 2019 International Champions Cup

Striker berusia 17 tahun ini tampil hebat di pramusim. Ole Gunnar Solskjaer, manajer United, juga menyukainya. Namun, seiring ketatnya persaingan di lini depan, belum lagi jika ada rekrutan baru di posisi depan, Mason Greenwood boleh jadi hanya akan menghangatkan bangku cadangan Manchester United atau bermain di United U-23.


7. Eddie Nketiah

Eddie Nketiah

Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Nicolas Pepe di lini depan. Ditopang oleh Mesut Ozil, Henrikh Mkhitaryan, dan Dani Ceballos. Siapa yang dapat menggeser nama-nama top tersebut? Sulit melihat striker berusia 20 tahun, Eddie Nketiah, menembus tim utama Arsenal musim ini. Cukup disayangkan karena dirinya tampil cukup baik pada pramusim.


8. Carles Perez

FBL-JPN-ESP-BARCELONA-VISSEL

Barcelona seharusnya tak perlu susah payah mencari pemain untuk posisi penyerang sayap, sampai harus merekrut Ousmane Dembele dan Malcom, karena mereka sudah punya Carles Perez.


Pemain berusia 21 tahun tampil gemilang di pramusim. Perez juga paham filosofi Barcelona karena ia produk La Masia. Meski begitu, keberadaan Antoine Griezmann, Luis Suarez, dan Lionel Messi, akan menyulitkannya menembus tim utama musim ini.