Pemain sepak bola yang berasal dari keluarga yang juga menjalani karier dalam olahraga tersebut adalah sesuatu yang umum. Tetapi kadang terdapat keluarga yang menghasilkan pemain sepak bola hingga tiga generasi.


Berikut adalah delapan keluarga yang menghasilkan tiga generasi pemain sepak bola.


  • Kluivert

Kenneth Kluivert mengawali kariernya di Suriname dengan tim bernama Robinhood dan pernah membela Real Sranang. Bersama Robinhood, Kenneth mendapatkan dua gelar juara liga pada 1961 dan 1964.


Patrick Kluivert menjalani karier yang sukses bersama Ajax, AC Milan, Barcelona, Newcastle United, Valencia, PSV Eindhoven, dan Lille. Patrick mendapatkan gelar Champions League, La Liga, Eredivisie, dan berbagai gelar lainnya.


Justin Kluivert (20 tahun) mengawali kariernya di Ajax dan kini membela AS Roma. Quincy Kluivert (22 tahun) saat ini tidak membela tim manapun setelah sempat bermain di akademi Ajax, dan AFC Amsterdam, serta Vitesse. Ruben Kluivert (18 tahun) saat ini membela Utrecht. Sementara Shane Kluivert (11 tahun) berada di akademi Barcelona.


  • Forlan

Juan Carlos Corazzo menjalani kariernya di Amerika Selatan bersama Racing Club dan Club Atletico Independiente. Tidak terdapat gelar berarti yang diperoleh sepanjang kariernya. Juan Carlos meninggal pada 12 Januari 1986 pada usia 78 tahun.


Pablo Forlan pernah membela beberapa klub seperti Penarol, Sao Paulo, Cruzeiro, Nacional, dan Defensor. Sepanjang kariernya Pablo mendapatkan tujuh gelar liga di Uruguay, Copa Libertadores, Piala Interkontinental, dan tiga Piala Sao Paulo.


Diego Forlan menjadi yang paling terkenal di antara ketiganya. Diego pernah membela Clut Atletico Independiente, Manchester United, Villarreal, Atletico Madrid, Inter Milan, Porto Alegre International, Cerezo Osaka, Penarol, Mumbai City, dan Kitchee sebelum pensiun pada 2018. Diego mendapatkan beberapa gelar seperti Premier League, FA Cup, Piala Intertoto, Europa League, dan Copa America bersama Timnas Uruguay.


  • Marcos Alonso

Marcos Alonso Imaz (Marquitos) pernah membela Racing Santander, Real Madrid, Hercules, Real Murcia, Calvo Sotelo (yang sekarang bernama Puertollano) dan Toluca. Kesuksesan tertinggi dalam karier Marquitos terjadi saat ia membela Real Madrid, dengan lima gelar La Liga dan lima Champions League. Ia meninggal pada 6 Maret 2012 pada usia 78 tahun.


Marcos Alonso Pena pernah membela Racing Santander, Atletico Madrid, Barcelona, dan Logrones. Kesuksesan tertinggi Marcos Alonso Pena diraihnya dengan Barca, dengan keberhasilan mendapatkan gelar juara La Liga dan Copa del Rey.


Marcos Alonso Mendoza pernah membela Real Madrid, Bolton Wanderers, Fiorentina, dan Sunderland. Kini sang pemain membela Chelsea dan sudah pernah mendapatkan gelar juara Premier League, FA Cup, dan Europa League.


  • Hernandez

Tomas Balcazar menjalani karier di liga amatir Meksiko dengan Nacional dan Jalisco, dan merasakan status sebagai pemain sepak bola profesional dengan Deportivo Guadalajara.


Javier ‘Chicharo’ Hernandez pernah membela Tecos de la UAG, Puebla, Atlas, dan Monarcas. Chicharo mendapatkan dua gelar juara di liga domestik Meksiko sepanjang kariernya dengan Tecos dan Puebla.


Sementara Javier ‘Chicharito’ Hernandez masih aktif bermain hingga saat ini. Chicharito pernah membela Guadalajara, Manchester United, Real Madrid, Bayer Leverkusen, dan kini membela West Ham United. Chicharito pernah mendapatkan dua gelar Premier League, Club World Cup, Liga Meksiko, dan dua Community Shield.


  • Gudjohnsen

Arnor Gudjohnsen pernah membela Vikingur, Lokeren, Anderlecht, Bordeaux, Hacken, Orebro, Valur, dan Stjarnan sebelum pensiun pada 2002. Arnor mendapatkan tiga gelar liga dan piala di Belgia, semuanya bersama Anderlecht.


Eidur Gudjohnsen pernah membela Valur, PSV Eindhoven, Bolton Wanderers, Chelsea, Barcelona, AS Monaco, Tottenham Hotspur, Stoke City, Fulham, AEK Athens, Cercle Brugge, Club Brugge, Shijiazhuang Ever Bright, Molde, dan Pune City sebelum pensiun pada 2017. Arnor Borg Gudjohnsen saat ini berada di akademi Swansea City.


Sveinn Aron Gudjohnsen, anak dari Eidur, saat ini berusia 21 tahun, pernah berada di akademi Barcelona dan Gava, sebelum menjalani karier profesional dengan Kopavogs, Valur, Breidablik, Spezia, dan Ravenna. Andri saat ini berada di tim Juvenil C Real Madrid, sementara Daniel Tristan di Infantil B (bagian akademi Madrid).


  • Laudrup

Finn Laudrup membela Vanlose, Wiener, Bronshoj, Brondby, dan Kobenhavn. Sepanjang kariernya tidak terdapat penghargaan berarti yang diraih oleh Finn hingga pensiun pada 1981.


Michael Laudrup membela Kobenhavn, Brondby, Juventus, Lazio, Barcelona, Real Madrid, dan Ajax. Michael mendapatkan gelar berbagai gelar bersama klub yang dibelanya baik dalam tingkat domestik maupun kontinental. Michael juga melanjutkan kariernya sebagai pelatih dengan Brondby, Getafe, Spartak Moscow, Mallorca, Swansea City, Lekhwiya, dan Al Rayyan.


Mads dan Andreas, putra dari Michael Laudrup, juga menjalani karier dalam dunia sepak bola. Mads (30 tahun) pernah membela Copenhagen, Herfolge, Koge, Stjarnan, Hobro, Helsingor, dan saat ini di Graesrodderne. Andreas (28 tahun) sudah pensiun setelah pernah membela Real Madrid, Nordsjaelland, Saint-Etienne, dan Aarhus. Selain itu juga ada Nicolas (30 tahun) juga berada di Graeserodderne, setelah pernah membela Olstykke, Oresund, Lyngby, Amager, dan FA 2000.


  • Koeman

Martin Koeman pernah membela Purmersteijn, KFC Koog aan de Zaan, Blauw-Wit, GVAV Rapiditas, Groningen, Heerenveen dan GRC Groningen. Martin meninggal dunia pada 18 Desember 2013 pada usia 75 tahun.


Erwin Koeman, anak dari Martin, pernah membela Groningen, PSV Eindhoven, dan Mechelen, ia berhasil mendapatkan dua Eredivisie, satu liga Belgia, Piala Super Belanda, European Cup Winners Cup, dan Piala Super Eropa. Ronald menjadi yang tersukses dalam keluarga Koeman, dengan pengalaman membela Ajax, PSV Eindhoven, Barcelona, dan Feyenoord. Ronald meraih dua gelar Champions League, empat La Liga, dan beberapa gelar domestik dan kontinental lainnya.


Ronald Koeman Jr (24 tahun) mengawali kariernya di Almere City dan saat ini membela Oss di divisi kedua Belanda.


  • Maldini

Cesare Maldini membela Triestina, AC Milan, dan Torino sepanjang kariernya. Keberhasilan mendapatkan empat gelar Serie A, Champions League, dan Latin Cup. Cesare meninggal dunia pada 3 April 2016 pada usia 84 tahun.


Paolo Maldini menjalani keseluruhan kariernya dengan AC Milan, pada 1984 hingga 2009. Sepanjang 25 tahun kariernya, ia mendapatkan tujuh Serie A, dan beberapa kompetisi domestik lainnya, serta lima Champions League, dan beberapa gelar kontinental lainnya. Saat ini Paolo menjadi bagian dari manajemen Milan.


Christian Maldini (23 tahun) mengawali kariernya di akademi Milan, dan melanjutkannya di Reggiana, Hamrun Sport, Pro Sesto, Racing Fondi, Pro Piacenza dan Fano, saat ini ia berstatus bebas transfer. Daniel (17 tahun) saat ini berada di tim U19 Milan dan tampil untuk tim utama pada rangkaian pramusim.