Kesempatan yang sulit didapatkan oleh pemain-pemain muda di Premier League merupakan sesuatu yang sangat sering menjadi bahan pembicaraan. Keadaan ini jgua membuat beberapa pemain mengambil keputusan untuk meninggalkan Inggris untuk pindah ke negara lain.


Walau demikian, setiap musim selalu terdapat beberapa pemain yang patut diamati perkembangannya. Berikut adalah delapan pemain muda yang dapat bersinar pada kompetisi Premier League pada musim 2019/20.


  • Bukayo Saka (Arsenal / 17 tahun)

Bukayo Saka

Keterbatasan anggaran yang dimiliki Arsenal untuk digunakan akibat gagal finis di posisi empat besar Premier League membuat tim asuhan Unai Emery itu kesulitan untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Tetapi The Gunners masih dapat memanfaatkan beberapa pemain yang terdapat dalam akademi mereka.


Bukayo Saka yang berposisi sebagai penyerang sayap dapat memperoleh kesempatan yang cukup tinggi sepanjang musim 2019/20. Pemain berusia 17 tahun ini sudah sering tampil dengan tim U23 Arsenal yang musim lalu dilatih oleh Freddie Ljungberg.


Masuknya Ljungberg sebagai bagian dari staf kepelatihan Emery dapat memberi kesempatan di tim utama bagi Saka.


  • Aaron Connolly (Brighton & Hove Albion / 19 tahun)

Aaron Connolly

Bergabungnya Graham Potter sebagai manajer di Brighton & Hove Albion berpotensi memberikan perubahan yang signifikan terhadap gaya permainan The Seagulls. Tim yang dalam dua musim terakhir berjuang keras menghindari degradasi di bawah asuhan Chris Hughton itu juga dapat mengalami perubahan dari segi pemain yang mereka gunakan.


Setelah mengandalkan Glenn Murray yang sudah berusia 35 tahun, musim 2019/20 dapat menjadi kesempatan bagi Aaron Connolly untuk menunjukkan kemampuannya.


  • Mark Travers (Bournemouth / 20 tahun)

Mark Travers

Mark Travers mendapatkan sorotan ketika ia tampil untuk Bournemouth menghadapi Tottenham Hotspur di Vitality Stadium. The Cherries mendapatkan kemenangan 1-0 melalui gol Nathan Ake jelang akhir laga yang diwarnai dengan dua kartu merah untuk pemain Spurs.


Travers yang berposisi sebagai penjaga gawang, melakukan beberapa penyelamatan penting yang membuat timnya tidak kebobolan. Pemain berusia 20 tahun ini berpeluang menggeser posisi Asmir Begovic sebagai penjaga gawang utama.


  • Rhian Brewster (Liverpool / 19 tahun)
Rhian Brewster

Lini depan Liverpool dapat dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Inggris dan Eropa. Kehadiran Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah dengan produktivitas yang tinggi membuat ketiganya sulit digantikan dalam dua musim terakhir.


Mengingat Jurgen Klopp telah mengatakan bahwa timnya tidak akan menghabiskan biaya yang tinggi pada bursa transfer musim panas 2019. Keadaan ini dapat memberikan kesempatan bagi Rhian Brewster yang telah pulih dari cedera panjang.


  • Mason Mount (Chelsea / 20 tahun)

Mason Mount

Chelsea merupakan salah satu tim besar Inggris yang cukup sering mendapatkan kritik terkait sulitnya pemain-pemain muda dan akademi mereka untuk mendapatkan kesempatan di tim senior. Tetapi embargo transfer yang sedang mereka jalani dapat memberikan dampak positif.


Frank Lampard yang berpengalaman bekerja sama dengan Mason Mount di Derby County pada musim 2018/19 dapat kembali memberikan waktu bermain yang tinggi kepada pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu.


  • Aaron Wan-Bissaka (Manchester United / 21 tahun)

Aaron Wan-Bissaka,Jack Harrison

Kepindahan Aaron Wan-Bissaka ke Manchester United dari Crystal Palace mendapatkan sorotan yang tinggi karena nilai transfer sang pemain didatangkan dengan nilai transfer yang dikabarkan mencapai 45 juta pound. Tetapi United memang membutuhkan bek kanan baru setelah Antonio Valencia hengkang.


Wan-Bissaka akan bersaing dengan Diogo Dalot dan Ashley Young untuk mengisi posisi tersebut. Performa yang ditunjukkannya dengan Palace musim lalu dapat membuat pemain asal Inggris itu bersinar di Old Trafford.


  • Tammy Abraham (Chelsea / 21 tahun)

Tammy Abraham

Kembali ke Chelsea dan adanya potensi dampak positif dari embargo transfer yang saat ini mereka jalani, salah satu pemain yang dapat merasakan hal itu adalah Tammy Abraham. Berposisi sebagai penyerang, Abraham dipinjamkan ke Aston Villa pada musim 2018/19 dan berperan dalam keberhasilan klub itu kembali ke Premier League.


Abraham akan bersaing dengan Olivier Giroud dan Michy Batshuayi. Keterlibatan Chelsea di empat kompetisi pada musim 2019/20 dapat memberikan kesempatan yang tinggi baginya untuk bersinar.


  • Mason Greenwood (Manchester United / 17 tahun)
FBL-ENG-PR-MAN UTD-CARDIFF

Ole Gunnar Solskjaer memiliki tugas yang berat untuk membangun ulang skuat Manchester United yang terus mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir. Pemain-pemain dari akademi United dapat membantu sang manajer untuk menjalankan tugas itu.


Mason Greenwood yang berposisi sebagai penyerang sudah mendapatkan kesempatan tampil pada musim 2018/19.