​Menjelang dimulainya musim 2019/20, situasi internal dari raksasa Premier League, ​Arsenal, justru sedang tidak kondusif. Selain minimnya budget belanja yang membuat mereka sulit aktif di bursa transfer, kini masalah kembali muncul seiring dengan keengganan kapten tim, Laurent Koscielny untuk bergabung dengan tur pramusim The Gunners.

Keputusan Koscielnyi itu sendiri dikabarkan bertujuan untuk memaksa ​Arsenal melepasnya ke klub lain, kendati kontrak bek asal Prancis itu masih berlaku hingga 2020 nanti. Dua klub Ligue 1 Prancis, Bordeaux dan Rennais, yang dirumorkan siap menampung bek 33 tahun tersebut.


Terkait ketegangan antara Koscielny dan Arsenal, mantan manajer klub, Arsene Wenger, turut angkat bicara. Pelatih asal Prancis tersebut mengaku kaget melihat kasus yang sedang terjadi, apalagi, Wenger adalah sosok yang membawa Koscielny ke Emirates Stadium pada 2010 silam dari FC Lorient.

FBL-ENG-PR-ARSENAL-MAN CITY

"Jujur saja, saya sangat terkejut dengan situasi yang terjadi. Saya tidak tahu cerita sebenarnya di balik semua ini, namun yang saya tahu, Laurent (Koscielny) selalu menjadi contoh di era saya, dan saya selalu menghormatinya sebagai sesama pria," ujar Wenger seperti dilansir oleh ​Mirror.


​Arsenal kabarnya akan menjatuhkan denda kepada Koscielny terkait keputusannya untuk absen dari tur pramusim. Selain itu, ban kapten yang dia pegang akan resmi dicopot jikalau akhirnya dia tetap bertahan di Emirates Stadium musim depan.